<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel><title><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></title><description><![CDATA[sebuah catatan remah-remah]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/</link><image><url>https://muhammad.zamroni.net/favicon.png</url><title>Muhammad Zamroni</title><link>https://muhammad.zamroni.net/</link></image><generator>Ghost 5.16</generator><lastBuildDate>Fri, 01 May 2026 00:25:43 GMT</lastBuildDate><atom:link href="https://muhammad.zamroni.net/rss/" rel="self" type="application/rss+xml"/><ttl>60</ttl><item><title><![CDATA[Good Bye, Beri!]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Tepat seminggu yang lalu, 7 November 2015, saat saya dan istri jalan-jalan pagi, kami mendengar suara <em>eongan</em> lirih. Kami berhenti sejenak dan mencari dari mana asal suara tersebut. Terdengar sekali lagi <em>eongan</em> dan akhirnya saya bisa melihat darimana asal suara itu berasal. Seekor kucing kecil tengah terendam dalam selokan di</p>]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/good-bye-beri/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d33</guid><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Sun, 15 Nov 2015 16:45:36 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Tepat seminggu yang lalu, 7 November 2015, saat saya dan istri jalan-jalan pagi, kami mendengar suara <em>eongan</em> lirih. Kami berhenti sejenak dan mencari dari mana asal suara tersebut. Terdengar sekali lagi <em>eongan</em> dan akhirnya saya bisa melihat darimana asal suara itu berasal. Seekor kucing kecil tengah terendam dalam selokan di pinggir jalan keluaran tol Jatibening.</p>
<p>Saya mengangkatnya dan meletakkannya di pinggir got. Badannya basah dan mukanya belepotan oleh air got yang entah sejak kapan kucing malang itu berada di situ. Istri segera mencari kain bekas, setidaknya untuk mengeringkan dan menghangatkan badan si kucing malang itu. Saya juga berusaha mencari kain namun tak memperoleh hasil.</p>
<p>Saat saya kembali ke tempat kucing itu tergeletak, saya melihatnya tengah berjalan sempoyongan dan kembali nyemplung ke got yang sama. Kasihan sekali, kau!</p>
<p>Akhirnya kami menemukan kain bekas berwarna biru yang basah karena sisa hujan semalam untuk membungkus si kucing kecil dan membawa ke rumah untuk dibersihkan.</p>
<p>Saya sempat berdiskusi dengan istri, dan kami merasa tidak bisa menampung kucing satu lagi karena di rumah sudah ada kucing yang nakalnya luar biasa. Kami sempat menawarkan siapa yang mau mengadopsi si kecil tersebut melalui Twitter.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" lang="id"><p lang="in" dir="ltr">Lagi jogging nemu bayi pus kehujanan di got. Induknya gak ada, kayanya jatoh dr komplek atas. Njuk diapain ini? <a href="https://t.co/K4NIEZIgXE">pic.twitter.com/K4NIEZIgXE</a></p>&#x2014; Miranti Primasty (@miracle__13) <a href="https://twitter.com/miracle__13/status/663133720128258049">7 November 2015</a></blockquote>
<p>Saat itu, Aad mengusulkan nama Barry (berasal dari nama aktor laga Barry Prima) dengan harapan si kecil bisa kuat seperti aktor laga tersebut. Tapi saya lebih suka memanggilnya Beri.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-partner="tweetdeck"><p lang="in" dir="ltr"><a href="https://twitter.com/miracle__13">@miracle__13</a> barry, biar kuat kayak barry prima</p>&#x2014; &#xD0;&#xB0;&#xD0;&#xB0;dgym (@aadgym) <a href="https://twitter.com/aadgym/status/663158500541923329">November 8, 2015</a></blockquote>
<p>Beri langsung kami mandikan, kami beri makan, kami beri imunair, agar badannya bisa kembali bugar. Kami juga menempatkannya ke dalam kandang yang hangat.</p>
<p>Beri makan dengan sangat lahap. Awalnya disuapin dengan suntikan, akhirnya ia bisa makan langsung. Beri pun mulai bisa mengeong, berjalan-jalan, bahkan pipis dan eek.</p>
<p>Seorang adopter yang baik bersedia merawat Beri, karena di rumah kami, kucing kami yang lain, Olip, tidak menyukai kehadirannya.</p>
<p>Namun, kami baru bisa menyerahkan Beri kepada adopter tersebut minggu depan.</p>
<p>Rupanya kami tidak menyangkan bahwa Beri selama ini sakit. Indikasinya adalah ia mulai mencret-mencret, dan saya pernah melihat kotorannya ada bercak darah. Badannya pun bau, meski saya beberapa kali memandikannya dengan sabun, namun tetap saja bau.</p>
<p>Awalnya kami mengira makanan yang kami berikan, Friskies Kitten, tidak cocok untuk perutnya, dan kami berencana membawanya ke dokter hewan pada hari Minggu ini, karena kami belum ada waktu.</p>
<p>Kamis malam, saya tidak berada di rumah karena sedang ada urusan pekerjaan. Istri mengabarkan bahwa Beri tiba-tiba kaku tak bergerak. Istri segera membawa Beri ke klinik dengan menggunakan taksi dari <em>pool</em> dekat rumah.</p>
<p>Sempat gerimis dan sopir taksi pertama menolak karena istri membawa kucing, akhirnya seorang supir taksi bersedia mengantarkan istri saya bersama Beri.</p>
<p>Dokter jaga yang saat itu menerima Beri sudah pesimistis melihat kondisi Beri. Namun Beri tetap mendapat perawatan intensif. Malam itu juga Beri dirawat inap di klinik dan dokter tidak bisa menjanjikan apa pun.</p>
<p>Malam itu kami tidak bisa tidur memikirkan nasib Beri. Apakah ia akan selamat, atau justru ia terlepas dari kesakitannya? Klinik berjanji akan mengabari apa pun kondisi Beri nantinya.</p>
<p>Jumat sore, kami menyempatkan diri datang ke klinik untuk menjenguk Beri. Saat kami datang, Beri tampak senang dan berdiri dari tidurnya. Dokter berkata bahwa 20 menit sebelum kami datang, Beri sempat kejang lagi.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" lang="id"><p lang="in" dir="ltr">menengok si beri yg hampir mati semalem dan rawat inap di klinik.. cepet sembuh, naak.. &#xF0;&#x178;&#x2122;&#x8F;&#xF0;&#x178;&#x2122;&#x8F;&#xF0;&#x178;&#x2122;&#x8F; <a href="https://t.co/cG8CTSx9Gv">pic.twitter.com/cG8CTSx9Gv</a></p>&#x2014; Muhammad Zamroni (@matriphe) <a href="https://twitter.com/matriphe/status/665097135218515968">13 November 2015</a></blockquote>
<p>Usia Beri saat itu baru 2 minggu dan kucing jantan tersebut terkena virus. Karena usianya begitu muda dan terpisah dari induknya, daya tahan tubuhnya begitu lemah.</p>
<p>Kami pun membiarkan Beri tetap menginap di klinik agar mendapat perawatan yang tepat.</p>
<p>Minggu siang, kabar duka tersebut kami terima. Istri menangis dan berduka. Padahal rencananya, Minggu sore kami akan menjenguk Beri dan melihat keadaannya.</p>
<p>Rupanya Beri telah terbebas dari rasa sakitnya. Maafkan kami, Beri. Maafkan jika kami tak bisa merawat dan menjagamu, Beri. Semoga kamu tenang dan tidak sakit lagi ya, nak.</p>
<p>Beri pun dibungkus rapih dengan kain dan kapas yang layak oleh klinik. Bau kembang pun tercium dari jasad Beri. Kamu pergi dengan keadaanya yang jauh lebih layak, Beri.</p>
<p>Good Bye, Beri!</p>
<blockquote class="twitter-tweet" lang="id"><p lang="in" dir="ltr">Good Bye, Beri.. :(
semoga bahagia di sana kamu, nak.. <a href="https://t.co/eJs6wuWTSe">pic.twitter.com/eJs6wuWTSe</a></p>&#x2014; Muhammad Zamroni (@matriphe) <a href="https://twitter.com/matriphe/status/665780886550507520">15 November 2015</a></blockquote>
<script async src="//platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Era Wearable Device Akan Tiba?]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Saya teringat obrolan dengan seorang kawan, programmer andal, yang menguasai lebih dari delapan bahasa pemrograman, di sebuah kedai kopi di kawasan Cikini, awal 2014 lalu.</p>
<p>Kami ngobrol soal teknologi apa yang ngetren di Indonesia. Saat itu kami memprediksi tahun 2015 adalah tahun <em>wearable device</em>.</p>
<p>Saat ini, produk Nike+ sudah sering</p>]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/era-wearable-device-akan-tiba/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d32</guid><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Mon, 29 Dec 2014 09:24:51 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Saya teringat obrolan dengan seorang kawan, programmer andal, yang menguasai lebih dari delapan bahasa pemrograman, di sebuah kedai kopi di kawasan Cikini, awal 2014 lalu.</p>
<p>Kami ngobrol soal teknologi apa yang ngetren di Indonesia. Saat itu kami memprediksi tahun 2015 adalah tahun <em>wearable device</em>.</p>
<p>Saat ini, produk Nike+ sudah sering kita dengar atau kita baca di status media sosial. Para pengguna Nike+, terutama mereka yang pelari atau doyan lari, menggunakan Nike+ untuk mengukur jarak, waktu, jumlah kalori yang dibakar, hingga rute lari. Mereka kemudian membagikan status hasil lari mereka ke media sosial.</p>
<p>Path, Twitter, dan Facebook pun penuh dengan status &quot;I just ran <em>sekian</em> mi with Nike+. #nikeplus&quot;. Seolah-olah teman, <em>follower</em>, dan kerabat adalah <em>personal trainer</em> yang perlu <em>update</em> perkembangan hasil lari mereka.</p>
<p>Nike+ merupakan salah satu dari <em>activity tracker</em> yang populer. Sensor ini disematkan ke sepatu dan akan mengirimkan seluruh aktivitas dari ayunan kaki ke perangkat lain (ponsel pintar atau komputer) untuk kemudian dianalisis dan dibagikan hasilnya ke media sosial.</p>
<p>Jika dulu <em>activity tracker</em> hanya digunakan untuk kepentingan pribadi, kini rasanya jika tidak dipamerkan di media sosial, rasanya <em>cupu</em> sekali.</p>
<p><img src="https://cldup.com/utgzvzzKtK.png" alt="Getting started to wearable device era" loading="lazy"></p>
<p>Saya pun demikian. Namun bukan Nike+, tapi sebuah <em>dive computer</em> yang membantu saya untuk mengetahui kedalaman, waktu penyelaman, dan yang terpenting, <em>no deco time</em> (waktu aman agar terhindar dari dekompresi) saat menyelam.</p>
<p>Sebagai penyelam, keberadaan <em>dive computer</em> (disingkat <em>dive comp</em>) tidak hanya sebagai aksesoris, namun merupakan sarana pendukung kehidupan. Tanpa <em>dive comp</em>, kita tetap bisa menyelam, namun perlu menghitung dan mencatat dengan cermat kedalaman, waktu selam, dan <em>surface interval</em> (waktu tunggu sebelum melakukan penyelaman berikutnya) sesuai dengan tabel Recreational Dive Planner.</p>
<p><em>Dive comp</em> sangat membantu dalam melakukan penghitungan rumit tersebut dengan cepat, bahkan <em>real time</em>. Saya hanya mematuhi saja apa yang dikatakan <em>dive comp</em>, dan penyelaman saya akan aman.</p>
<p>Beberapa tipe <em>dive comp</em> juga menyediakan fitur sinkronisasi dan <em>sharing</em> ke media sosial. Bentuknya pun bisa berupa jam tangan yang <em>trendy</em> dan <em>fashionable</em>.</p>
<p>Suunto, misalnya, menyediakan situs <a href="http://www.movescount.com/">Movescount.com</a> untuk berbagi aktivitas pengguna <em>activity tracker</em> keluaran merk tersebut.</p>
<p><em>Activity tracker</em> merupakan salah satu bentuk <em>wearable device</em>. <em>Wearable device</em> memiliki berbagai macam kemampuan, sesuai dengan teknologi yang ada, juga memiliki desain menarik sehingga bisa mendukung penampilan.</p>
<p><img src="http://dazeinfo.com/wp-content/uploads/2014/06/Wearable-devices-Technology.jpg" alt="Wearable Device" loading="lazy"></p>
<p>Bentuk <em>wearable device</em> ini bermacam-macam, mulai dari kacamata, jam tangan, kalung, gelang, sepatu, hingga bentuk tertentu yang bisa nampak keren saat disandang.</p>
<p>Google Glass merupakan salah satu contoh <em>wearable device</em> berupa kacamata. Perangkat yang diperkenalkan pada tahun 2013 ini hingga kini masih dalam tahap pengembangan.</p>
<p>Banyak aktivitas yang bisa dilakukan oleh Google Glass, mulai dari memotret dan merekam video, hingga melakukan hal-hal yang biasa dilakukan oleh ponsel cerdas semacam mengirim SMS, menelepon, hingga melakukan pencarian.</p>
<p>Tak mau kalah, Samsung kini ikut mengembangkan kacamata cerdas serupa, yaitu Samsung Galaxy Glass untuk ikut memeriahkan dunia <em>wearable device</em>.</p>
<p>Bentuk lain <em>wearable device</em> yang umum kita lihat adalah bentuk jam tangan dan gelang. Beberapa produsen mulai meluncurkan produk <em>smart watch</em> menandai era dimulainya <em>wearable device</em>.</p>
<p>Samsung, Apple, dan produsen teknologi mulai rame-rame mengembangkan dan memproduksi jam tangan pintar, yang bisa melakukan banyak hal layaknya ponsel cerdas, atau mendukung ponsel cerdas.</p>
<p>Membaca email, melakukan panggilan telepon, hingga memotret bisa dilakukan dari <em>smart watch</em>, seperti yang dulu biasa kita lihat di film-film James Bond.</p>
<p>Selain jam tangan, beberapa fungsi khusus, terutama <em>activity monitor</em> dibentuk dalam bentuk gelang yang <em>fashionable</em>. Gelang-gelang cerdas macam Fitbit, Jawbone UP, Nike+ FuelBand, Samsung Gear Fit, dan masih banyak lagi sering kita temui.</p>
<p>Saya tak bisa membayangkan kira-kira piranti macam apalagi yang akan muncul di 2015. Tentu teknologi, bentuk, dan desain piranti ini akan makin beragam dan tentunya akan makin baik.</p>
<p>Beberapa produsen Cina pun mulai mengadopdsi teknologi ini. Dan kita tahu, jika Cina sudah mulai memproduksi, maka teknologi tersebut akan <em>booming</em>, karena membuat harga jadi lebih terjangkau.</p>
<p>Raksasa teknologi Cina, Xiaomi, Baidu, Huawei, dan ZTE dikabarkan juga mengembangkan perangkat <em>wearable device</em>. Xiaomi telah membuat MiBand dan ZTE memiliki GrandWatch.</p>
<p>iResearch Consulting Group, lembaga riset teknologi dan pasar yang fokus di Cina bahkan meramalkan 40 juta <em>wearable device</em> akan terjual pada tahun 2015 di Cina dan bernilai hingga 11,49 Milyar Yuan.</p>
<p>Ini menunjukkan bahwa pasar <em>wearable device</em> menunjukkan potensi yang positif. Mari kita lihat, apakah benar bahwa tahun 2015 adalah tahun <em>wearable device</em>?</p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Gadget Paling Populer di 2014]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Seperti biasa, di penghujung tahun, Google merilis daftar hasil pencarian paling populer selama setahun. Saya penasaran, kira-kira <em>gadget</em> apa yang paling populer dan paling banyak dicari di Google.</p>
<p><a href="http://www.google.com/trends/topcharts#vm=trendingchart&amp;cid=73547526-67b0-4e3a-827b-0c366d35f826&amp;geo=ID&amp;date=2014&amp;cat=">Menurut daftar <em>gadget</em> terpopuler tahun 2014 yang dirilis Google</a>, terlihat nama Samsung begitu mendominasi, disusul oleh iPhone, kemudian nama Nokia, ASUS, dan</p>]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/ponsel-paling-ngetren-di-2014/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d30</guid><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Thu, 25 Dec 2014 19:52:24 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Seperti biasa, di penghujung tahun, Google merilis daftar hasil pencarian paling populer selama setahun. Saya penasaran, kira-kira <em>gadget</em> apa yang paling populer dan paling banyak dicari di Google.</p>
<p><a href="http://www.google.com/trends/topcharts#vm=trendingchart&amp;cid=73547526-67b0-4e3a-827b-0c366d35f826&amp;geo=ID&amp;date=2014&amp;cat=">Menurut daftar <em>gadget</em> terpopuler tahun 2014 yang dirilis Google</a>, terlihat nama Samsung begitu mendominasi, disusul oleh iPhone, kemudian nama Nokia, ASUS, dan BlackBerry.</p>
<p>Di luar dugaan, ponsel keluaran Xiaomi yang kini menduduki peringkat ketiga penjualan global ternyata tidak masuk dalam daftar <em>gadget</em> paling populer.</p>
<p>Berikut ini saya coba mengulas beberapa ponsel tersebut.</p>
<h2 id="iphone6">iPhone 6</h2>
<p><img src="https://cldup.com/CG7x8eGzyn.png" alt="iPhone 6" loading="lazy"></p>
<p>Urutan pertama diduduki oleh <strong>iPhone 6</strong>. Ponsel pintar keluaran Apple ini diperkenalkan pada 19 September 2014 pada acara Apple live special event. Selain iPhone 6, Apple juga memperkenalkan produk <strong>Apple Watch</strong>.</p>
<p>iPhone 6 diperkuat oleh prosesor A8 yang berkecepatan 1.4 GHz ini memiliki keunggulan di kamera yang mampu menangkap cahaya 81% lebih banyak. iPhone 6 juga mendukung jaringan LTE (4G), NFC (<em>Near-Field Communication</em>), dan sistem pembayaran <em>mobile</em> Apple Pay.</p>
<p>Ponsel cerdas yang mempunyai slogan &quot;<em>Bigger than bigger</em>&quot; ini hadir dalam dua varian, yaitu iPhone 6 dengan layar berukuran 4.7 inchi dan <strong>iPhone 6 Plus</strong> yang memiliki layar berukuran 5.5 inchi.</p>
<p>iPhone 6 meroket dalam pencarian Google bukan karena fitur-fiturnya, melainkan insiden bengkoknya iPhone 6 karena kualitas bahan yang kurang baik.</p>
<p>Video-video viral tentang bengkoknya iPhone 6 ini muncul bak cawan di musim penghujan. Beberapa <em>brand</em> pun ikut-ikutan membuat parodi tentang insiden memalukan ini demi meraih perhatian.</p>
<h2 id="nokiax">Nokia X</h2>
<p><img src="http://i.webapps.microsoft.com/r/image/view/-/3691458/extraHighRes/1/-/Nokia-X-Dual-SIM-2-png.png" alt="Nokia X" loading="lazy"></p>
<p>Saya tak menyangka bahwa <strong>Nokia X</strong> mampu menjadi urutan kedua terpopuler di pencarian Google.</p>
<p>Ponsel pintar kelas menengah yang menggunakan sistem operasi Nokia X Platform (hasil modifikasi Android 4.1.2 Jelly Bean) ini diumumkan pada bulan Februari 2014 pada acara Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol. Namun  ironisnya ponsel ini dihentikan produksinya pada Juli 2014.</p>
<p>Menurut pengamatan saya pribadi, yang populer di Indonesia malah seri Lumia, yang menggunakan sistem operasi Windows Phone. Nama <strong>Nokia Lumia</strong> lebih sering terdengar, walau akhirnya setelah Nokia diakuisisi oleh Microsoft senilai 7.2 Milyar dolar, membuat nama Nokia hilang menjadi <strong>Microsoft Lumia</strong>.</p>
<h2 id="samsunggalaxy">Samsung Galaxy</h2>
<p><img src="http://www.samsung.com/us/showcase/images/galaxy/hero-note-edge.jpg" alt="Samsung Galaxy" loading="lazy"></p>
<p>Saya sendiri tidak hafal ada berapa varian Samsung Galaxy yang beredar di pasar. Namun nama-nama <strong>Samsung Galaxy Core</strong> (urutan ketiga), <strong>Samsung Galaxy S5</strong> (urutan kelima), <strong>Samsung Galaxy V</strong> (urutan keenam), <strong>Samsung Galaxy S4</strong> (urutan ketujuh), dan <strong>Samsung Galaxy Grand</strong> (urutan kesepuluh), membuat saya mencoba mengingat-ingat kembali bentuk dan spesifikasi masing-masing <em>gadget</em>.</p>
<p>Yang bisa saya ingat hanyalah Samsung Galaxy S5 dan Samsung Galaxy S4. Keduanya dirilis dalam waktu yang sangat berdekatan. Samsung Galaxy S4 dirilis pada bulan Maret 2014, sedangkan Samsung Galaxy S5 dirilis sebulan sesudahnya pada April 2014.</p>
<p>Secara fisik kedua ponsel ini sangat mirip. Begitu juga dengan ponsel-ponsel keluarga Galaxy keluaran Samsung lainnya. Ujung-ujung membundar menjadi ciri khas Samsung.</p>
<p>Kini, ponsel yang terakhir dirilis oleh Samsung adalah <strong>Samsung Galaxy Note 4</strong>. Ponsel yang diumumkan pada September 2014 ini kini sering nongol promosinya di media sosial.</p>
<h2 id="asuszenfone5">ASUS ZenFone 5</h2>
<p><img src="https://cldup.com/FKtYSWLvaa.png" alt="ASUS ZenFone 5" loading="lazy"></p>
<p>ASUS ikut memeriahkan pasar ponsel cerdas di kelas menengah dengan mengeluarkan tiga seri ASUS ZenFone pada 11 April 2014, yaitu <strong>ASUS ZenFone 4</strong>, <strong>Asus ZenFone 5</strong>, dan <strong>Asus ZenFone 6</strong>.</p>
<p>Dibandingkan dengan saudara-saudaranya, ASUS ZenFone 5 memiliki performa dan harga terbaik. Tak heran jika ponsel ini masuk ke dalam pencarian populer keempat di Google.</p>
<p>ASUS ZenFone 5 diperkuat dengan prosesor Intel Atom Z2560 berkecepatan 1.6 GHz. Ukuran layarnya, sesuai dengan nomor serinya, yaitu 5 inchi yang masih cukup nyaman digenggam dengan satu tangan. Memori RAM yang ditanam sebesar 2 GB, cukup untuk menjalankan aplikasi yang cukup haus memori.</p>
<p>Semua seri ZenFone menggunakan sistem operasi Android 4.3 Jelly Bean.</p>
<h2 id="blackberryz3">BlackBerry Z3</h2>
<p><img src="http://id.blackberry.com/content/dam/blackBerry/images/device/smartphone/blackberry-10/z3/product/overview/features-hub.png/_jcr_content/renditions/id.png" alt="BlackBerry Z3" loading="lazy"></p>
<p>Meski dihajar oleh gempuran banyak ponsel cerdas, BlackBerry belum mati. BlackBerry masih bertahan dengan mengeluarkan seri <strong>BlackBerry Z3</strong>.</p>
<p>Indonesia yang merupakan salah satu pasar terbesar BlackBerry, mendapat tempat khusus. Selama pengembangan, ponsel ini diberi kode &quot;Jakarta&quot;. BlackBerry Z3 pun diluncurkan secara khusus dengan seri Jakarta Edition di Jakarta pada 13 Mei 2014.</p>
<p>BlackBerry Z3 mencoba menyingkirkan stigma boros baterai dengan meningkatkan performa baterai menjadi lebih hemat. BBM menjadi fitur utama yang difokuskan di ponsel ini, apalagi semenjak BBM bisa dinikmati di sistem operasi lain semacam Android dan iOS.</p>
<p>Yang menarik, demi menarik minat pengguna Android, BlackBerry Z3 mendukung dan mampu menjalankan beberapa aplikasi Android dengan cara mengunduh aplikasi Android tersebut melalui BlackBerry Browser.</p>
<h2 id="xiaomiredmi1s">Xiaomi Redmi 1S</h2>
<p><img src="http://global.mifile.cn/webfile/globalimg/id/2014/goods/redmi1s/id-content-ben-10.jpg" alt="Xiaomi Redmi 1S" loading="lazy"></p>
<p>Meski tak masuk ke jajaran <em>gadget</em> populer menurut Google, namun saya rasa ponsel ini layak menyandang gelar populer.</p>
<p>Ponsel murah bikinan pabrikan Cina ini memang menggegerkan pasar. Dengan spesifikasi yang terbilang tinggi, Xiaomi berani melego produknya dengan harga rendah.</p>
<p><strong>Xiaomi Redmi 1S</strong> pertama kali dijual melalui situs online Lazada di Indonesia pada September 2014 dan langsung ludes dalam waktu beberapa detik. Situs Lazada, partner resmi penjualan, pun sempat keok menghadapi animo pembeli. Penjualan yang dilakukan secara bertahap justru makin membuat penasaran.</p>
<p>Setelah produk keduanya, <strong>Xiaomi Redmi Note</strong> masuk ke pasar Indonesia pada Oktober 2014 melalui model penjualan yang sama, Xiaomi Redmi 1S pun dijual secara <em>offline</em>. Produk kedua ini pun laku bak kacang goreng.</p>
<p>Secara global, Xiaomi merebut peringkat ketiga dalam kue penjualan <em>gadget</em>, setelah Samsung dan Apple.</p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Seru Menghabiskan Waktu di Changi]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Saya gemar bepergian menggunakan tas punggung. Alasannya lebih praktis dan saya bisa lebih bebas bergerak. Namun seringkali punggung begitu lelah membawa barang bawaan, apalagi jika perjalanan yang ditempuh begitu panjang. Belum lagi saat menunggu penerbangan berikutnya, rasanya pengen banget badan ini rebahan dan meluruskan punggung sejenak.</p>
<p>Di Changi, harapan saya</p>]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/seru-menghabiskan-waktu-di-changi/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d2f</guid><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Thu, 25 Dec 2014 08:59:56 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Saya gemar bepergian menggunakan tas punggung. Alasannya lebih praktis dan saya bisa lebih bebas bergerak. Namun seringkali punggung begitu lelah membawa barang bawaan, apalagi jika perjalanan yang ditempuh begitu panjang. Belum lagi saat menunggu penerbangan berikutnya, rasanya pengen banget badan ini rebahan dan meluruskan punggung sejenak.</p>
<p>Di Changi, harapan saya tersebut bisa terkabul. Alih-alih duduk di kursi ruang tunggu, kita bisa rebahan sejenak di Napping Area yang terdapat di Terminal 1, 2, dan 3, dengan gratis. Kursi malas empuk berlapis kulit terjajar rapih dengan suasana tenang tentu bisa menghapus lelah dan mengembalikan tenaga untuk menyongsong perjalanan selanjutnya.</p>
<p>Setelah badan kembali segar, tentu butuh asupan tenaga untuk melanjutkan perjalanan. Di Changi, tak perlu khawatir kelaparan. Ada 25 kafe, 5 bar dan lounges, 5 gerai restoran cepat saji, 4 food court, 15 kios jajanan, 32 restoran dan bistro, dan 38 minimarket. Makanan vegetarian dan makanan halal juga mudah didapat di Changi.</p>
<p>Perut kenyang, kini saatnya mencari hiburan. Banyak hal yang bisa dilakukan, namun berikut ini beberapa hal yang menurut saya menarik dan layak dilakukan.</p>
<p>Changi Aviation Gallery menjadi tujuan pertama saya. Terletak di Terminal 3, Changi Aviation Gallery memberikan pengalaman tentang bagaimana kegiatan di bandara berlangsung. Di sini, kita bisa melihat aktivitas bandara dalam menyiapkan penerbangan hingga beraktivitas menggunakan peraga interaktif canggih yang dilengkapi dengan sensor gerakan.</p>
<p>Masih di Terminal 3, aktivitas yang bisa dilakukan selanjutnya adalah meluncur dari ketinggian 12 meter (setara dengan bangunan 4 lantai) menggunakan perosotan The Slide@T3. Adrenalin akan terpompa ke seluruh badan saat meluncur dengan kecepatan 6 meter per detik, atau sekitar 20 Km/jam! Untuk berseluncur di The Slide@T3, cukup dengan menukar struk belanja senilai minimal $10 di Changi untuk sekali meluncur.</p>
<p>Setelah badan kembali segar karena aktivitas yang memacu adrenalin, kita bisa menenangkan diri dengan melihat kecantikan kupu-kupu di Butterfly Garden. Ada ribuan kupu-kupu hidup di dalam taman yang berada di dalam bandara. Bahkan kita bisa melihat siklus metamorfosis kupu-kupu mulai dari ulat, kepompong, hingga menjadi kupu-kupu yang cantik.</p>
<p>Beralih ke Terminal 2, masih bermain-main dengan kecantikan alam. Kali ini dengan melihat berbagai macam anggrek yang tumbuh di Orchid Garden. Orchid Garden merupakan rumah berbagai macam anggrek, termasuk anggrek langka. Tentu saja, bunga nasional kebanggan Singapura, Vanda Miss Joaquim berwarna ungu-pink, bisa kita lihat di taman ini.</p>
<p>Buat saya yang aktif di media sosial, rasanya ada yang kurang jika tidak narsis dan eksis meninggalkan &quot;jejak&quot; di tempat yang saya kunjungi. Di Changi, hasrat narsis dan eksis ini justru difasilitasi dengan The Social Three yang berada di Central Piazza, Terminal 1.</p>
<p>Di sini, kita bisa berfoto dan foto tersebut akan menempel ke pohon raksasa berisi layar melingkar. Foto-foto ini akan tersimpan selama 100 tahun, sehingga jika suatu saat kita kembali ke sini, kita masih bisa menemukan foto kita dan membandingkannya dengan keadaan jaman dulu.</p>
<p>Atraksi selanjutnya yang bisa dilihat di Terminal 1 adalah Kinetic Rain. Atraksi yang mulai ada sejak Juli 2012 ini berupa 608 alumunium berlapis tembaga yang tergantung pada kabel. Kabel-kabel ini kemudian digerakkan dengan motor yang dikontrol komputer, sehingga membentuk gerakan seperti tetes-tetes hujan. Setiap 15 menit, gerakannya akan berubah-ubah, sehingga pengunjung tidak bosan melihatnya.</p>
<p>Ah, saya hampir lupa hendak melanjutkan perjalanan. Namun sebelumnya saya perlu menukar uang sebelum tiba di negara tujuan saya berikutnya. Tak perlu khawatir, Money Changer dengan rate yang kompetitif bertebaran di seluruh terminal di Changi. Di sini juga terdapat ATM dari berbagai macam bank.</p>
<p>Terakhir, tentu kurang rasanya jika bepergian tidak membawa buah tangan. Di Changi, ada 350 outlet yang menjual lebih dari 1.500 brand dan merk ternama. Hampir sepanjang mata memandang, kita bisa dengan mudah melihat berbagai barang dijual dengan harga yang oke.</p>
<p>Tiba-tiba terdengar pengumuman tentang informasi penerbangan saya. Saya panggul tas punggung dan dengan menggenggam boarding pass, saya pun menuju ke Gate yang disebutkan. Menghabiskan waktu menunggu penerbangan di Changi begitu seru dan menyenangkan. Perjalanan yang melelahkan pun berganti menjadi menyenangkan.</p>
<hr>
<p><a href="http://id.changiairport.com/itinerary/ZgvNLaxrvJ">Tulisan ini</a> dikirimkan untuk mengikuti kompetisi Cerita Changi.</p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Bekerja Sambil Traveling ke Berbagai Tempat di Muka Bumi]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p><img src="http://www.delldream.com/wp-content/uploads/2014/10/dell-derawan.jpg" alt="Ilustrasi" loading="lazy"></p>
<p>Sebagai seorang penyelam, Derawan tentu menjadi salah satu destinasi menyelam impian saya. Berenang bersama kura-kura di Turtle Traffic, bersantai menikmati indahnya pantai di Pulau Maratua, hingga berenang bersama ubur-ubur tak bersengat di Danau Kakaban, tentu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.</p>
<p>Di satu sisi, pekerjaan saya sebagai web-developer memungkinkan saya</p>]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/bekerja-sambil-traveling-ke-berbagai-tempat-di-muka-bumi/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d2e</guid><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Thu, 25 Dec 2014 08:55:19 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p><img src="http://www.delldream.com/wp-content/uploads/2014/10/dell-derawan.jpg" alt="Ilustrasi" loading="lazy"></p>
<p>Sebagai seorang penyelam, Derawan tentu menjadi salah satu destinasi menyelam impian saya. Berenang bersama kura-kura di Turtle Traffic, bersantai menikmati indahnya pantai di Pulau Maratua, hingga berenang bersama ubur-ubur tak bersengat di Danau Kakaban, tentu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.</p>
<p>Di satu sisi, pekerjaan saya sebagai web-developer memungkinkan saya untuk bekerja dari mana pun selama tersedia koneksi ke internet. Saya punya impian, bekerja sambil traveling ke berbagai tempat di muka bumi. Bekerja di pinggir pantai di Pulau Maratua, Derawan, misalnya. Dengan ditemani es kelapa muda yang segar, siapa sih yang tak mau?</p>
<p>Atau jika lelah bekerja, saya tinggal bergeser ke pantai menikmati deburan ombak menyentuh kaki. Atau bisa saja saya segera memasang dive-gear lalu nyemplung untuk menyapa ikan-ikan dan terumbu karang.</p>
<p>Namun bepergian dengan membawa laptop yang berat tentu bukan hal nyaman. Laptop DELL Inspiron 14 3442 yang bobotnya hanya sekitar 2 Kg tentu menjadi pilihan tepat untuk dibawa bepergian. Layar berukuran 14 inchi merupakan ukuran yang pas &#xE2;&#x20AC;&#x201D; tak terlalu sempit, tak terlalu lebar &#xE2;&#x20AC;&#x201D; untuk saya yang hampir tiap hari harus berurusan dengan barisan kode program.</p>
<p>Meski ringan, desain DELL Inspiron 14 3442 termasuk kokoh dan stylish. Baterai berkapasitas 40 Wh, membuat DELL Inspiron 14 3442 mampu bertahan cukup lama tanpa harus sering-sering mengisi daya. Tentu ini akan berguna bila sedang berada di tempat yang minim listrik.</p>
<p>Saya yang suka memotret bisa dengan mudah dan cepat memindahkan hasil foto dari kamera ke laptop DELL Inspiron 14 3442 melalui slot media card terintegrasi. Tak perlu lagi membawa card reader, tinggal colok dan foto siap dipindah. Laptop keren ini juga telah mendukung USB 3.0 yang kecepatannya bisa mencapai 5 Gbit/s. Set set, foto pun dengan cepat berpindah.</p>
<p>Menikmati foto-foto birunya langit dan warna tosca laut tentu akan lebih ciamik jika dilihat melalui layar beresoulusi high-definition (HD) di laptop DELL Inspiron 14 3442, bukan?</p>
<p>Ah, rasanya saya mendengar suara debur ombak menerpa pantai. Oh, Derawan. Akankah saya menjejakkan kaki ke sana?</p>
<hr>
<ul>
<li>Ilustrasi foto Derawan diambil dari Flickr: <a href="https://www.flickr.com/photos/rnugraha/1952461071/">https://www.flickr.com/photos/rnugraha/1952461071/</a> dengan atribusi CC Attribution (<a href="https://creativecommons.org/licenses/by/2.0/">https://creativecommons.org/licenses/by/2.0/</a>)</li>
<li>Ilustrasi foto DELL Inspiron 14 3442 diambil dari website DELL.</li>
</ul>
<hr>
<ul>
<li><a href="http://www.delldream.com/dreamers/bekerja-sambil-traveling-ke-berbagai-tempat-di-muka-bumi/">Tulisan ini</a> membuat saya menang dan berangkat ke Derawan pada tanggal 18-21 Desember 2014</li>
</ul>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Drone, Akan kah Populer di 2015?]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p><em>Drone</em> akhir-akhir ini sering terdengar di telinga kita. Jika dulu saya mengenal istilah <em>drone</em> dari film-film Holywood, kini istilah ini makin sering kita dengar. Apalagi saat Presiden Joko Widodo menyebutnya saat debat capres beberapa waktu silam.</p>
<p><img src="https://cldup.com/p6PhUy0x5i.jpg" alt="DJI Phantom 2" loading="lazy"></p>
<p><em>Drone</em> sendiri merupakan nama lain dari UAV (<em>Unmanned Aerial Vehicle</em>) yang secara singkatnya adalah</p>]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/drone-akankah-populer-di-2015/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d2d</guid><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Thu, 25 Dec 2014 07:24:19 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p><em>Drone</em> akhir-akhir ini sering terdengar di telinga kita. Jika dulu saya mengenal istilah <em>drone</em> dari film-film Holywood, kini istilah ini makin sering kita dengar. Apalagi saat Presiden Joko Widodo menyebutnya saat debat capres beberapa waktu silam.</p>
<p><img src="https://cldup.com/p6PhUy0x5i.jpg" alt="DJI Phantom 2" loading="lazy"></p>
<p><em>Drone</em> sendiri merupakan nama lain dari UAV (<em>Unmanned Aerial Vehicle</em>) yang secara singkatnya adalah benda terbang yang dikendalikan secara jarak jauh atau secara otomatis terbang mengikuti program yang telah ditanamkan.</p>
<p>Yang saya bahas ini adalah <em>drone</em> yang dikendalikan seorang pilot dari jarak jauh. Lalu apa bedanya dengan pesawat <em>radio control</em> (RC)?</p>
<p>Jika berpegangan pada definisi, ada banyak sumber yang bisa dibaca di internet. Tapi perbedaan paling gampang yang bisa saya simpulkan, pesawat RC harus selalu dikendalikan oleh seseorang, sedangkan <em>drone</em> tidak perlu.</p>
<p>Pesawat RC akan jatuh dan berhenti beroperasi jika pilot tidak mengendalikannya, sedangkan <em>drone</em> bisa tetap terbang dengan atau tanpa dikendalikan pilot. Bahkan beberapa jenis <em>drone</em> dilengkapi dengan GPS yang secara otomatis bisa pulang kandang.</p>
<p>Harga <em>drone</em> sendiri bervariasi. Setahu saya, <em>drone</em> DJI Phantom 2 buatan Cina lengkap dengan kamera <em>outdoor</em> GoPro harganya tak lebih dari sebuah MacBook Pro baru.</p>
<p><em>Drone</em> digunakan di banyak hal. Di dunia militer, <em>drone</em> digunakan untuk melakukan pengintaian dan operasi berbahaya, hingga membawa senjata untuk menghancurkan target operasi.</p>
<p>Situs jual beli <em>online</em> Amazon.com bahkan berencana menggunakan <em>drone</em> sebagai perangkat pengiriman barang. Wacana Presiden Joko Widodo untuk memanfaatkan <em>drone</em> sebagai alat pengintaian dan penjagaan wilayah laut juga merupakan wacana yang menarik.</p>
<p>Namun pengguna <em>drone</em> di Indonesia, sejauh pengamatan saya masih kalangan pecinta fotografi dan videografi. Mengambil gambar udara sudah mulai naik daun pada tahun 2014 dan prediksi saya akan makin <em>hip</em> tahun 2015.</p>
<p>Ditambah harganya yang relatif terjangkau, rasanya tak berlebihan jika saya membayangkan langit Jakarta akan riuh oleh <em>drone</em> beterbangan.</p>
<p>Apalagi mengendalikan <em>drone</em> tidak serumit mengendalikan pesawat RC. Drone bisa terbang melayang dan stabil meski terempas angin. Pilot cukup menggerakkan tuas kendali dan <em>drone</em> akan bergerak naik-turun, kanan-kiri, berputar, sesuai dengan gerakan tuas.</p>
<p>Gambar dari kamera <em>drone</em> bisa dikirim langsung ke ponsel cerdas melalui aplikasi khusus secara <em>real-time</em>. Foto-foto cantik dari udara pun bisa langsung diunggah dan dibagikan ke media sosial tanpa perlu repot.</p>
<p>Masih ingat dengan foto-foto udara saat acara konser saat kampanye pemilu presiden lalu? Ya, foto-foto cantik dari udara tersebut diambil dengan <em>drone</em>.</p>
<p>Di satu sisi, aturan penggunaan <em>drone</em> harus ditetapkan dan diterapkan. Di Amerika Serikat, FAA (<em>Federation Aviation Administration</em>), lembaga yang bertanggungjawab terhadap keselamatan penerbangan tengah menggodok aturan tentang <em>drone</em>.</p>
<p>Beberapa negara bagian di Amerika Serikat pun mulai menerapkan zona larangan terbang <em>drone</em>. Alasannya adalah selain demi keselamatan lalu lintas penerbangan, juga untuk melindungi privasi.</p>
<p>Bayangkan, jika kecanggihan <em>drone</em> jatuh ke tangan seorang <em>jones</em> alias <em>jomlo ngenes</em> yang belum bisa <em>move on</em>. Dengan mudah ia bisa <em>stalking</em> mantannya, mulai dari mengirimkan <em>drone</em> ke rumah sang mantan hingga mengambil foto dan video yang melanggar kenyamanan.</p>
<p>Akan kah, <em>drone</em> bakal ngetren di tahun 2015 ini? Apakah Anda tertarik bermain-main menggunakan <em>drone</em>?</p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Cikuning]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Saya tak ingat kapan kucing berwarna kuning ini muncul. Dulu kucing ini hanya berseliweran, namun ke sini dia sudah menganggap kamar kos saya sebagai rumahnya sendiri.</p>
<p>Tiap pagi dan malam, dia selalu datang dan mengeong minta dibukakan pintu. Setelah dibuka, dengan lenggang kangkung dia pun masuk layaknya masuk ke rumahnya</p>]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/cikuning/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d2c</guid><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Mon, 27 Oct 2014 08:34:10 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Saya tak ingat kapan kucing berwarna kuning ini muncul. Dulu kucing ini hanya berseliweran, namun ke sini dia sudah menganggap kamar kos saya sebagai rumahnya sendiri.</p>
<p>Tiap pagi dan malam, dia selalu datang dan mengeong minta dibukakan pintu. Setelah dibuka, dengan lenggang kangkung dia pun masuk layaknya masuk ke rumahnya sendiri, dan ndeprok.</p>
<p>Saya memberinya nama: Cikuning.</p>
<p><img src="https://pbs.twimg.com/media/B0puSRFCEAAZvLP.jpg" alt="Cikuning menguasai kasur" loading="lazy"></p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Presidenku!]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Hari ini saya merasa gembira. Pelantikan presiden baru hari ini, 20 Oktober 2014, seakan membawa harapan yang baik.</p>
<p>Meski saya tak ikut kemeriahan pesta rakyat di jantung ibukota, namun saya tetap berpesta, dengan cara saya sendiri.</p>
<p>Selamat bekerja, presidenku! Kerja! Kerja! Kerja!</p>
<p><img src="https://pbs.twimg.com/media/B0XQCg0CIAAvaRV.jpg" alt="Preside Joko Widodo" loading="lazy"></p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/presidenku/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d2b</guid><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Mon, 20 Oct 2014 09:24:08 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Hari ini saya merasa gembira. Pelantikan presiden baru hari ini, 20 Oktober 2014, seakan membawa harapan yang baik.</p>
<p>Meski saya tak ikut kemeriahan pesta rakyat di jantung ibukota, namun saya tetap berpesta, dengan cara saya sendiri.</p>
<p>Selamat bekerja, presidenku! Kerja! Kerja! Kerja!</p>
<p><img src="https://pbs.twimg.com/media/B0XQCg0CIAAvaRV.jpg" alt="Preside Joko Widodo" loading="lazy"></p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Indomaret]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Nama swalayan waralaba ini sepertinya sudah menjadi bagian hidup saya. Dibandingkan dengan swalayan sejenis macam Alfamart atau Alfa Midi, Indomaret ini lebih sering saya kunjungi.</p>
<p>Selain belanja, saya sering ke Indomaret untuk narik uang di ATM BCA. :D</p>
<p>Belakangan saya baru sadar, ternyata cukup banyak produk yang di-<em>rebranding</em> oleh</p>]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/indomaret/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d2a</guid><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Wed, 01 Oct 2014 16:23:14 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Nama swalayan waralaba ini sepertinya sudah menjadi bagian hidup saya. Dibandingkan dengan swalayan sejenis macam Alfamart atau Alfa Midi, Indomaret ini lebih sering saya kunjungi.</p>
<p>Selain belanja, saya sering ke Indomaret untuk narik uang di ATM BCA. :D</p>
<p>Belakangan saya baru sadar, ternyata cukup banyak produk yang di-<em>rebranding</em> oleh Indomaret.</p>
<p>Berikut ini beberapa produk berjenama Indomaret yang saya punya.</p>
<p><img src="https://pbs.twimg.com/media/By2RcaSCIAAtO2H.jpg" alt="Celana dalam Indomaret" loading="lazy"></p>
<p><img src="https://pbs.twimg.com/media/By2RZ40CQAESVFD.jpg" alt="Tusuk gigi Indomaret" loading="lazy"></p>
<p><img src="https://pbs.twimg.com/media/By2deZoCMAAKuPW.jpg" alt="Air minum Indomaret" loading="lazy"></p>
<p><img src="https://pbs.twimg.com/media/By2eLBpCQAAx9Ub.jpg" alt="Sabun cuci tangan Indomaret" loading="lazy"></p>
<p>Tiba-tiba saya teringat semboyan Indomaret,</p>
<blockquote>
<p>Di Indomaret, mudah dan hemaat~</p>
</blockquote>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Ahok]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Basuki Tjahaja Purnama, yang kerap disapa dengan Ahok, (yang masih menjabat sebagai) Wakil Gubernur DKI Jakarta ini memang tak lepas dari kontroversi.</p>
<p>Kali ini beliau menggebrak dengan keputusannya untuk keluar dari Gerindra, partai yang &quot;membesarkan&quot; dan membawanya ke posisi yang sekarang.</p>
<p>Alasannya sederhana, Ahok tak setuju dengan keputusan</p>]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/ahok/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d29</guid><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Wed, 10 Sep 2014 20:03:08 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Basuki Tjahaja Purnama, yang kerap disapa dengan Ahok, (yang masih menjabat sebagai) Wakil Gubernur DKI Jakarta ini memang tak lepas dari kontroversi.</p>
<p>Kali ini beliau menggebrak dengan keputusannya untuk keluar dari Gerindra, partai yang &quot;membesarkan&quot; dan membawanya ke posisi yang sekarang.</p>
<p>Alasannya sederhana, Ahok tak setuju dengan keputusan partai yang hendak mengesahkan RUU Pilkada yang mana pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD, bukan secara langsung.</p>
<p>Ahok berpendapat, bahwa dengan dipilih oleh DPRD, kader-kader yang bagus tidak akan terpilih. Belum lagi, pejabat tersebut nantinya bukannya melayani rakyat, tapi malah melayani DPRD.</p>
<p><img src="http://s.ngomongapa.com/quotes/qy4TxS/dl_20140908143505.png" alt="http://ngomongapa.com/~qy4TxS" loading="lazy"></p>
<p>Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung juga berpendapat sama. Meski tidak sampai keluar dari partai, Ridwan Kamil mendukung pemilihan kepala daerah oleh rakyat langsung.</p>
<p><img src="http://s.ngomongapa.com/quotes/krVcvqa/dl_20140910141423.png" alt="http://ngomongapa.com/~krVcvqa" loading="lazy"></p>
<p>Salut! Makin merasa bahwa Indonesia punya harapan di tangan pemimpin-pemimpin macam beliau.</p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[UU ITE dan Yogyakarta]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Sedang marak soal kasus Florence Sihombing, mahasiswi S2 di Yogyakarta, yang mengumpat di media sosial Path yang kemudian tersebar dan menyinggung perasaan sebagian warga Yogyakarta. <a href="http://news.liputan6.com/read/2098845/florence-sihombing-dan-rinada-ironi-di-dunia-maya">Florence Sihombing akhirnya berurusan dengan polisi</a>.</p>
<p>Meski mengumpat saat kecewa adalah manusiawi, rasanya membawa kasus umpatan ke ranah hukum adala hal yang konyol. Apalagi tidak</p>]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/uu-ite-dan-yogyakarta/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d28</guid><category><![CDATA[Jogja]]></category><category><![CDATA[Yogyakarta]]></category><category><![CDATA[UU ITE]]></category><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Sun, 31 Aug 2014 08:37:12 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Sedang marak soal kasus Florence Sihombing, mahasiswi S2 di Yogyakarta, yang mengumpat di media sosial Path yang kemudian tersebar dan menyinggung perasaan sebagian warga Yogyakarta. <a href="http://news.liputan6.com/read/2098845/florence-sihombing-dan-rinada-ironi-di-dunia-maya">Florence Sihombing akhirnya berurusan dengan polisi</a>.</p>
<p>Meski mengumpat saat kecewa adalah manusiawi, rasanya membawa kasus umpatan ke ranah hukum adala hal yang konyol. Apalagi tidak ada pihak yang dirugikan karena umpatan tersebut.</p>
<p>Kemudian muncul protes di kenapa kasus &quot;remeh-temeh&quot; tersebut diproses oleh polisi, sedangkan kasus berat semacam tewasnya Udin wartawan Bernas tidak diusut.</p>
<p>Saya sendiri termasuk yang ingin UU ITE direvisi dan lebih bersifat melindungi transaksi elektronik yang kini makin marak seiring dengan berkembangnya teknologi, daripada ngurusi &quot;konten negatif&quot;. Toh, namanya juga sudah jelas: Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" lang="id"><p>Ada korban UU ITE, ada korban ketidakmengertian tentang UU ITE</p>&#x2014; Enda Nasution (@enda) <a href="https://twitter.com/enda/statuses/505952080805113857">31 Agustus 2014</a></blockquote>
<script async src="//platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
<p>Soal kasusnya si Flo, rasanya orang Yogyakarta seharusnya bisa lebih bijak menyikapi.</p>
<blockquote class="twitter-tweet" lang="id"><p>kalo orang jogja sudah tak mampu menertawakan diri sendiri, berarti sudah kehilangan identitas uniknya; otokritik</p>&#x2014; Marzuki Mohamad (@killthedj) <a href="https://twitter.com/killthedj/statuses/504924498919817216">28 Agustus 2014</a></blockquote>
<script async src="//platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Pembatasan BBM Bersubsidi]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Pemerintah lagi-lagi bikin kebijakan bodoh. Kali ini <a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/08/140803_kendalibbm.shtml">melalui BPH Migas, pemerintah membatasi penjualan BBM bersubsidi hanya pada pukul 08:00-18:00</a>.</p>
<p>Walhasil, muncul antrean di SPBU yang menimbulkan kekisruhan. Teman-teman di Jogja melaporkan banyak yang kehabisan Premium bahkan hingga di level pedagang eceran.</p>
<p>Beli Pertamax? Sama antreannya. La semua orang</p>]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/pembatasan-bbm-bersubsidi/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d27</guid><category><![CDATA[Subsidi]]></category><category><![CDATA[Pertamina]]></category><category><![CDATA[BBM]]></category><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Wed, 27 Aug 2014 04:29:39 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Pemerintah lagi-lagi bikin kebijakan bodoh. Kali ini <a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/08/140803_kendalibbm.shtml">melalui BPH Migas, pemerintah membatasi penjualan BBM bersubsidi hanya pada pukul 08:00-18:00</a>.</p>
<p>Walhasil, muncul antrean di SPBU yang menimbulkan kekisruhan. Teman-teman di Jogja melaporkan banyak yang kehabisan Premium bahkan hingga di level pedagang eceran.</p>
<p>Beli Pertamax? Sama antreannya. La semua orang pindah menggunakan Pertamax..</p>
<p><img src="https://pbs.twimg.com/media/Bv-ecL4CYAAI4_c.jpg" alt="Antrean motor di SPBU" loading="lazy"></p>
<p>Menurutku daripada dibatasi, mending sekalian dinaikkan saja harganya. Toh, meski mahal orang akan beli asal barangnya ada.</p>
<p>Lagian, kebijakan ini rasanya minim sosialisasi. Masyarakat mana tau kalo ada pembatasan, bikin panik karena dikira BBM langka.</p>
<p>Dan, apa kabar itu kebijakan pembelian BBM Subsidi menggunakan RFID? Sosialisasi lama tapi ngga ada lanjutannya.</p>
<p>Yang parah, Menteri ESDM, Jero Wacik bilang, &quot;yang punya mobil harusnya malu beli Premium.&quot;</p>
<p>Pak, yang korupsi saja nggak malu, kok!</p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Komitmen dan Konsistensi]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Berbuat sesuatu yang konsisten rupanya tidak mudah. Seperti misalnya saat saya berkomitmen utk berusaha konsisten memperbarui blog ini.</p>
<p>Nah, mari kita coba menyambung kembali konsistensi yang telah dikomitmenkan. Halah.</p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/komitmen-dan-konsistensi/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d26</guid><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Wed, 27 Aug 2014 02:55:59 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Berbuat sesuatu yang konsisten rupanya tidak mudah. Seperti misalnya saat saya berkomitmen utk berusaha konsisten memperbarui blog ini.</p>
<p>Nah, mari kita coba menyambung kembali konsistensi yang telah dikomitmenkan. Halah.</p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Jokowi]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p><img src="https://pbs.twimg.com/media/BofrgAZIAAAqcmF.jpg:large" alt="Jokowi" loading="lazy"></p>
<p>Jika pemilu legislatif kemarin, saya memilih <a href="http://muhammad.zamroni.net/golput/">golput</a>, maka pemilu Presiden kelak, saya akan memilih pasangan Jokowi-JK.</p>
<p>Alasannya sederhana, saya tidak mau pemerintahan ke depan menjadi pemerintahan otoriter, dengan jajaran menteri bodoh hasil sumbangan partai-partai koalisinya.</p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/jokowi/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d25</guid><category><![CDATA[pemilu]]></category><category><![CDATA[jokowi]]></category><category><![CDATA[pilpres]]></category><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Sun, 25 May 2014 16:38:45 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p><img src="https://pbs.twimg.com/media/BofrgAZIAAAqcmF.jpg:large" alt="Jokowi" loading="lazy"></p>
<p>Jika pemilu legislatif kemarin, saya memilih <a href="http://muhammad.zamroni.net/golput/">golput</a>, maka pemilu Presiden kelak, saya akan memilih pasangan Jokowi-JK.</p>
<p>Alasannya sederhana, saya tidak mau pemerintahan ke depan menjadi pemerintahan otoriter, dengan jajaran menteri bodoh hasil sumbangan partai-partai koalisinya.</p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item><item><title><![CDATA[Tentang The Raid]]></title><description><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Awalnya saya agak enggan saat pacar mengajak untuk nonton film ini. Citra, &quot;sadis&quot; dan &quot;berdarah-darah&quot;, sudah tergambar duluan di kepala saya saat mendengar judul film ini.</p>
<p>Saya belum nonton film The Raid yang pertama. Namun, demi memenuhi keinginan pacar, saya pun akhirnya mengunduh film <strong>The Raid:</strong></p>]]></description><link>https://muhammad.zamroni.net/tentang-the-raid/</link><guid isPermaLink="false">63309d23bcd2e4e0eaac1d24</guid><dc:creator><![CDATA[Muhammad Zamroni]]></dc:creator><pubDate>Wed, 23 Apr 2014 05:04:21 GMT</pubDate><content:encoded><![CDATA[<!--kg-card-begin: markdown--><p>Awalnya saya agak enggan saat pacar mengajak untuk nonton film ini. Citra, &quot;sadis&quot; dan &quot;berdarah-darah&quot;, sudah tergambar duluan di kepala saya saat mendengar judul film ini.</p>
<p>Saya belum nonton film The Raid yang pertama. Namun, demi memenuhi keinginan pacar, saya pun akhirnya mengunduh film <strong>The Raid: Redemption</strong> yang pertama dan menontonnya.</p>
<p>Kesan setelah nonton The Raid: Redemption, ini film bagus. Kesadisannya pun tak lebih dari film-film ala mafia Hollywood.</p>
<p>Oke, selesai nonton yang pertama, kini giliran yang kedua.</p>
<p>Tak diduga dan tak dinyana, kesan &quot;sadis dan berdarah-darah&quot; yang awalnya saya serem musnah dan berganti, &quot;keren&quot;. Pacar pun sampe heran.</p>
<p>Memang, adegan menggorok leher, darah muncrat saat dibacok, isi kepala muncrat karena ditembak <em>shotgun</em>, banyak menghiasi. Namun ini lebih ke menunjukkan efek dari kesadisan, dan lebih natural. Bunyi &quot;grok-grok&quot; nafas saat tenggorokan digorok dan efek darah mengalirnya juga begitu natural.</p>
<p>Yang saya suka, desain set dan pengambilan gambarnya juga keren. Belum lagi aktor dan aktris pendukungnya. La, figuran yang jadi premannya aja juga keren-keren, muka sangar beneran nggak kayak preman sinetron yang modal jaket kulit dan kacamata hitam doang.</p>
<p>Memang benar kata orang: The Raid emang keren.</p>
<!--kg-card-end: markdown-->]]></content:encoded></item></channel></rss>