Beberapa waktu yang lalu, saya beli modem HSDPA Option Icon 225 (model GIO225) di Ratu Plaza seharaga 575 ribu (itu sudah tawar menawar). Kali ini saya mencoba memberikan pendapat tentang modem mungil ini.
Option Icon 25
Sebenernya ada banyak pilihan modem, namun kebanyakan yang dijual di Ratu Plaza merk-nya Huawei dan ZTE. Jika dibandingkan dengan kedua merk itu, saya lebih memilih modem Option karena saya tidak pernah bermasalah dengan modem ini serta dapat dikenali dengan baik oleh Ubuntu saya.
Kebetulan modem sebelumnya yang saya pakai juga Option, yaitu Option GT Max Express 7.2 dengan interface express card.
Kembali ke Modem Option Icon 225. Yang saya suka dari modem keluaran Option adalah sistem Zero-CD® yang membuat modem ini tidak membutuhkan CD installer (untuk Windows dan Mac). Ketika dicolok di Windows/Mac, modem ini secara otomatis akan menginstall driver dan menjalankan aplikasi installer GlobeTrotter® untuk membantu menjelajah Internet.
Namun di Ubuntu, aplikasi GlobeTrotter® ini tidak lagi diperlukan. Setelah dicolok, network manager di Ubuntu akan langsung mengenali dan meminta pengisian konfigurasi operator. Karena sebelumnya saya menggunakan modem Option GT Max Express, saya cuma menambahkan konfigurasi lagi karena saya menggunakan operator yang berbeda (menggunakan Indosat M2).
Setelah melakukan penyetingan (mengubah username, password, dan APN) maka dengan sekali klik, kita sudah terhubung dengan Internet.
Bentuknya yang mungil, yaitu berukuran 63 x 26 x 13 mm, membuat modem ini ringan (seberat 27 gram) dan mudah dibawa ke mana-mana. Jaringan yang didukung adalah jaringan HSDPA (3.5G) yang secara teoritis mampu mencapai kecepatan download 7.2Mbps (921.6 KBps), UMTS (3G), dan EDGE/GPRS.
Ketika dicoba, modem ini cukup responsif, dengan waktu pencarian sinyal dan melakukan hubungan ke jaringan dengan cepat (dengan catatan jaringan operator tersedia). Setelah digunakan pada waktu yang lama pun, koneksinya cenderung stabil. Panas yang dihasilkan pun boleh dibilang masih wajar dan tidak mengganggu kinerja modem (tidak memutus koneksi akibat kepanasan).
Saya pernah menggunakan modem Huawei E220, dan ketika modem ini mencapai panas tertentu, koneksi tiba-tiba terputus. Solusinya, modem tersebut harus dicabut dan didinginkan dulu supaya bisa dipakai lagi.
Dan satu lagi, semua modem Option yang saya pakai ini made in Ireland, loh. Jadi kalo dibandingkan dengan modem made in China, ya boleh lah diadu.
Namun sayangnya, koneksi yang digunakan modem Option Icon 225 ini masih USB 1.1 full speed. Artinya, kecepatan data dari modem ke komputer maksimum hanya mencapai 12 Mbit/s. Namun dalam penggunaan sehari-hari, kecepatan ini tidak begitu berpengaruh.
Untuk perbandingan harga, modem Huawei (masih 3.6 Mbps) di pasaran harganya sekitar 500-600 ribuan, Huawei yang mendukung 7.2 Mbps sekitar 900 ribuan dan ZTE masih mahal, sekitar 900 ribu – 1 jutaan (itu pun bundled dengan Operator).
[...] secara kinerja, Option GT Max Express terasa lebih cepat bila dibandingkan dengan modem Option Icon 225. Ini karena express card yang langsung mengakses ke bus sistem melalui PCI Express x1 dan USB 2.0, [...]
[...] barusan saya beli di Ratu Plaza seharga 500 ribu, yaitu modem Huawei E1550. Berbeda dengan modem Option Icon 225 yang sudah mendukung HSDPA 7.2 Mbps, modem ini hanya mentok di 3.6 Mbps. Ini saya rasa cukup karena [...]
wah saya bisa pilih merek ini dong, supaya ngga repot buat pasang di ubuntu saya, di jogja ada ngga ya yg jual?
merk Option dan Huawei bisa terdeteksi dengan baik di Ubuntu, mas. saya pernah nyoba. tapi untuk ZTE dan Sierra, saya belum nyoba.
Yang jual option cuma di Ratu Plasa kah?
*jadi tertarik…
itu pun ndak di semua counter. kebetulan aku nemu ini di salah satu counter, tapi lupa yg mana..
pak mo tanya neh, kmrn aku beli modem option icon 225, waktu gw colokin ke laptop gwe compact c500 xp, gak mo baca gan. trus gwe colokin ke laptop temen gwe bisa baca pak, laptop temen gwe mac os..wah bisa ngasih solusi gak pak?sayang neh dah dibeli kalau gak bisa kepakai..hehehe..help me bozz…
OS-nya apa? Kalo Windows seharusnya begitu pertama kali dicolok, akan muncul installer (Globe-Throtter).
Kalo di Ubuntu, harus add dulu konfigurasi di System » Preference » Network Connections » Mobile Broadband » Add » Masukkin info APN, username, dsb. Setelah itu baru diaktifkan dengan mengklik tanda sinyal di toolbar. :)
Semoga mencerahkan.
bos aku baru beli kemaren icon225(orange) cuman bhsnya france, ada solusi ga nih buat ganti bhs, jadinya g zero-cd lagi deh
thx b 4
wah, saya kurang tau soal itu. karena saya menggunakan Linux dan tidak menggunakan aplikasi GlobeTrotter. Untuk aplikasi, coba download dari situs ini http://www.option.com/en/support/software-download/
mas Zam, option by orange ini kalo dipake lama panas gak? khawatirnya kalo di pake seharian trus panas dan ngerusak sim card. kalo dibanding sierra bagusan mana?
panasnya wajar kok. semua modem HSDPA begitu. cuma dia “lebih kuat” daripada Huawei yang kalo terlalu panas, koneksinya bisa putus. kalo modem Sierra, aku belum pernah nyobain, jadi ndak bisa ngasih masukan. :)
Mas,jenis laptop mpgaruhi koneksi nga?pny ku merk dell,vostro A840. Bs nga,pke modem ini?Tolng infox.mksh
om koq modem gw cma bisa pke telkomsel??g bisa pke indosat ama XL ..kenapa y tu?? gw pke icon 225
salam kenal, pak
mau tanya di belakang itu ada tulisan cdma, apa bisa diganti kartu cdma operator lokal?
trims sebelumnya
kemarin baru dapat modem option GIO 225 second milik Flash. dapatnya cuma 100 ribu & yang bikin saya senang udah bisa saya unlocked sendiri bos.
kemarin baru dapat modem option GIO 225 second milik Flash. dapatnya cuma 100 ribu & yang bikin saya senang udah bisa saya unlocked sendiri bos.