Mounting SMBFS Shares

Kebetulan storage di laptop saya habis, padahal saya butuh mengunduh beberapa file besar. Sialnya, harddisk eksternal tidak dibawa dan flashdisk jelas tidak cukup untuk menyimpan data tersebut.

Untungnya lagi, ada sebuah komputer “nganggur” yang cuma dijadiin print server, yang ditenagai oleh MS Windows. Saya pun kepikiran untuk mengunduh dan menyimpan file tersebut di komputer itu, kemudian ketika sudah ada tempat di laptop atau membawa hardisk eksternal, tinggal menyalin dari situ.

Langkah yang paling gampang, memang datang ke komputer tersebut, kemudian melakukan pengunduhan manual dari situ. Namun berhubung saya malas bergerak ke tempat komputer itu berada (plus saya kurang nyaman menggunakan Windows), saya pun mencari cara agar prosesi ini bisa dilakukan secara remote.

Memang paling gampang sih, dengan melakukan SSH ke komputer tujuan, kemudian melakukan perintah wget dari situ. Namun ini kan komputer Windows, yang mana agak sedikit repot untuk melakukan wgetting. Kemudian saya terpikir untuk me-mount folder share tersebut sehingga dianggap sebagai direktori, kemudian melakukan wgetting di direktori tersebut.

Pertama, pastikan kita punya akses read-write di direktori share tersebut. Biasanya ada username dan password atau memang direktori sharing di Windows tersebut bisa ditulisi oleh siapa pun.

Cara paling mudah mengaksesnya dengan menggunakan Nautilus (saya menggunakan Gnome di Ubuntu) dengan mengakses URL: smb://server-name-or-server-address/share-directory hingga muncul tampilan seperti berikut.

Direktori share Windows ditampilkan di Nautilus

Direktori share Windows ditampilkan di Nautilus

Pastikan paket aplikasi Samba sudah terinstall sehingga cara ini bisa dilakukan. Bila belum, lakukan instalasi seperti berikut.

sudo apt-get install samba smbclient smbfs

Untuk melakukan mounting ke direktori sharing di Windows (smbfs), gunakan perintah smbmount atau mount -t smbfs. Perintah mount -t smbfs sebenarnya memanggil perintah smbmount, jadi lebih baik pake perintah smbmount langsung.

Perintah lengkapnya adalah sebagai berikut:

smbmount //servername/sharename /mountdirectory -o username=mywindowsusername,password=mywindowspassword

Jika menggunakan mount, perintahnya jadi seperti ini:

mount -t smbfs //servername/sharename /mountdirectory -o username=mywindowsusername,password=mywindowspassword

Pada kasus saya, perintah di atas menghasilkan error: Permission denied. Saya pun menggunakan sudo untuk melakukan mounting, karena mount point saya dimiliki oleh root.

sudo smbmount //192.168.1.10/data /media/smbtemp -o user=matriphe,password=matriphe,dmask=0777,fmask=0777

Tambahan opsi dmask=0777 dan fmask=0777 adalah untuk memberikan akses read-write ke pengguna biasa.

Done!

Sekarang direktori share di Windows sudah bisa diakses melalui mount point yang kita arahkan. Dalam kasus saya, saya tinggal masuk ke direktori /media/smbtemp dan melakukan wgetting dari direktori tersebut melalui konsol.

Referensi: Mounting smbfs Shares Permanently Help File

Related Articles

5 responses

  1.  

    Ini pake Smba Sever toh… Saya pake biasanya cuma kalo pas di VMACHINE….

    nahdhi — June 23, 2010 18:06
  2.  

    Bagus ini. Mari berburu komputer nganggur. :D

    Antyo Rentjoko — June 29, 2010 11:39
  3.  

    mas roni..
    maaf mo nanya. saya udah lakukan sampai seperti gambar diatas. file windows udah bisa diakses di linuxnya. tapi untuk masuk ke direktori tersebut melalui terminal gimana ya.

    terima kasih

    mur — July 31, 2010 09:00
    •  

      bukannya tinggal: $ cd /mount/point aja ya?

      zam — July 31, 2010 11:31
  4.  

    infonya sanget berguna semua untuk saya.

    makasih iyya mas
    semoga sukses selalu. (worship)

    seli_usel — August 23, 2011 14:34