Pertama kali melihat cover buku ini, saya awalnya kurang begitu tertarik. Begitu membuka halaman pertama dan membaca gambarnya panel demi panel, tak sadar saya langsung terbawa dan ndak bisa berhenti!

Chicken With Plums
Buku karangan Marjane Satrapi, seorang penulis Iran, Chicken With Plums yang berbentuk graphic novel ini bercerita tentang Nasser Ali Khan, paman buyutnya yang membaktikan hidupnya demi musik dan cintanya.
Cerita ini berlatar belakang Teheran pada tahun 1958. Nasser Ali Khan, salah satu musisi tar (alat musik khas Iran) terbaik di Iran. Karena depresi akibat tar kesayangannya dipatahkan istrinya dan dia tidak menemukan tar pengganti sebagus miliknya, Nasser Ali memutuskan untuk mati saja.
Dalam “perjuangannya” menunggu mati, berbagai peristiwa dan pemikiran berkelebat di benaknya. Dari potongan-potongan cerita yang hadir di benaknya ini, kita bisa mengetahui alasan kenapa ia memutuskan untuk mati.
Judulnya sama sekali tidak mencerminkan isinya. Judul ini diambil dari nama makanan kesukaan Nasser Ali Khan, yaitu ayam dengan saus plum.
Konyol, humoris, sensitif, namun mengharukan. Nilai moral yang bisa saya petik dari buku ini adalah, memutuskan untuk mati itu membutuhkan keberanian yang sama dengan memutuskan untuk hidup.
Buku setebal 84 halaman terbitan Gramedia Pustaka Utama ini saya lahap hanya dalam waktu semalam.
Benar.. setuju aku dengan judul buku ini mas. Btw kalo suka ini udah pasti suka PERSEPOLIS sama embroideries..
enjoy!!
waaaaaaa aku suka banget sama marjane satrapiiii!
baca yang embroideries zam! tentang wanita iran dan gosip2nya..hihihihi,,,
duh, aku belom punya persepolis yang versi indonesia, yang bhs inggris mahal puoll!
komik ini bernuansa sedih..
Pingin pingin baca