<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>muhammad zamroni &#187; Film</title>
	<atom:link href="http://muhammad.zamroni.net/category/review/film-review/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muhammad.zamroni.net</link>
	<description>personal playground. tempat bermain dan belajar.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jul 2010 14:01:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='muhammad.zamroni.net' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
		<item>
		<title>A Jihad For Love, Film Dokumenter Tentang Islam dan Homoseksualitas</title>
		<link>http://muhammad.zamroni.net/a-jihad-for-love-film-dokumenter-tentang-islam-dan-homoseksualitas.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=a-jihad-for-love-film-dokumenter-tentang-islam-dan-homoseksualitas</link>
		<comments>http://muhammad.zamroni.net/a-jihad-for-love-film-dokumenter-tentang-islam-dan-homoseksualitas.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2009 11:34:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[download]]></category>
		<category><![CDATA[gay]]></category>
		<category><![CDATA[homo]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[jihad]]></category>
		<category><![CDATA[lesbian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammad.zamroni.net/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[
Ketika seorang muslim menyadari bahwa dirinya menyukai sesama jenisnya dan ia tidak berdaya dengan keadaannya namun tetap ingin memegang teguh agamanya, apa yang kita pikirkan? Bila memang Islam mengharamkan homoseksualitas (dan lebianisme), bagaimana kah posisi dan perasaan mereka sebagai muslim?
&#8220;A Jihad For Love&#8220;, film dokumenter karya Parvez Sharma ini mengungkap perasaan dan perjuangan kaum muslim [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-142 aligncenter" title="Poster film A Jihad For Love" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/10/A_Jihad_for_Love_Poster.jpg" alt="Poster film A Jihad For Love" width="292" height="436" /></p>
<p>Ketika seorang muslim menyadari bahwa dirinya menyukai sesama jenisnya dan ia tidak berdaya dengan keadaannya namun tetap ingin memegang teguh agamanya, apa yang kita pikirkan? Bila memang Islam mengharamkan homoseksualitas (dan lebianisme), bagaimana kah posisi dan perasaan mereka sebagai muslim?</p>
<p>&#8220;<a title="A Jihad For Love" href="http://www.ajihadforlove.com/" target="_blank">A Jihad For Love</a>&#8220;, film dokumenter karya Parvez Sharma ini mengungkap perasaan dan perjuangan kaum muslim di berbagai negara yang berjuang untuk tetap mempertahankan keyakinan mereka di tengah pandangan negatif tentang orientasi seksual mereka, bahkan terhadap ancaman hukuman rajam hingga mati.</p>
<p><span id="more-141"></span>Saya membaca <a title="Jihad for Love" href="http://www.titiw.com/2009/10/01/jihad-for-love/" target="_blank">postingan Titiw</a> dan tertarik untuk menontonnya. Saya pengen tau bagaimana perasaan dan pandangan para gay dan lesbian mengenai Islam, agama yang mereka yakini dan mereka pegang teguh.</p>
<p>Mengharukan. Menjadi gay dan lesbian bukan lah keinginan mereka. Mereka bahkan berusaha agar &#8220;kembali normal&#8221; dengan menikah, namun rupanya itu tidak menyelesaikan masalah.</p>
<p>Berkunjung ke ulama, bukannya mendapat pencerahan, mereka justru &#8220;dihajar&#8221; dengan ayat-ayat yang menyebutkan bahwa perbuatan mereka seperti umat Soddom dan Gomorah itu haram dan bisa dihukum mati. Mereka sama sekali tidak mendapatkan solusi bagaimana mereka bisa &#8220;diterima&#8221; atau &#8220;kembali normal&#8221;.</p>
<p>Amir, seorang gay yang mengungsi dari Iran menuju Turki, bahkan sempat mendapat hukuman cambuk. Dia bahkan tidak berani menampilkan mukanya di film karena khawatir keluarganya yang di Iran akan mendapat masalah.</p>
<p>Secara keseluruhan, film ini memberikan wacana baru buat saya. Homoseksual itu rumit dan tidak semudah itu untuk dihakimi. Hukum Islam selama ini mengharamkan &#8220;perbuatan&#8221; homoseksual (melakukan hubungan seksual sesama jenis), namun untuk perasaan dan orientasi seksual, perlu kajian lebih dalam tentang ini.</p>
<p>Mereka percaya, hanya Tuhan yang berhak menghakimi. Mereka yakin Tuhan menjadikan mereka seperti itu karena Tuhan mempunyai rencana lain.</p>
<p>Sebuah film yang memberikan wacana dan wawasan mengenai homoseksual yang menarik! Sesuai dengan judulnya, film yang berdurasi sekitar 1 jam 20 menit ini mengangkat tentang jihad (perjuangan) untuk mendapatkan cinta (dari-Nya dan sesama muslim).</p>
<p>Namun saya yakin, film ini ndak bakal bisa masuk dan diputer di Indonesia.  <img src='http://muhammad.zamroni.net/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/cool.gif' alt='B-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Silakan sedot film-nya <a title="Download: A Jihad for Love " href="http://www.filestube.com/a2f30029e5389ae403ea,g/A-Jihad-for-Love.html" target="_blank">dari sini</a> atau dari <a title="A Jihad For Love" href="http://www.indowebster.com/Movie_A_Jihad_For_Love.html" target="_blank">IDWS</a> (info dari <a title="komentar Bambang" href="http://muhammad.zamroni.net/a-jihad-for-love-film-dokumenter-tentang-islam-dan-homoseksualitas.html#comments-693">Bambang</a>).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammad.zamroni.net/a-jihad-for-love-film-dokumenter-tentang-islam-dan-homoseksualitas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Departed: Remake Film Hongkong Infernal Affairs</title>
		<link>http://muhammad.zamroni.net/the-departed-remake-film-hongkong-infernal-affairs.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=the-departed-remake-film-hongkong-infernal-affairs</link>
		<comments>http://muhammad.zamroni.net/the-departed-remake-film-hongkong-infernal-affairs.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 09:03:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Boton]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Hongkong]]></category>
		<category><![CDATA[Infernal Affairs]]></category>
		<category><![CDATA[mafia]]></category>
		<category><![CDATA[The Departed]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammad.zamroni.net/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Semalem saya nonton film The Departed di program Bioskop TransTV. Pas ngeliat pertama kali, saya seperti de javu, rupanya film ini memang remake dari film Infernal Affairs, film Hongkong yang dirilis tahun 2002.
Bedanya hanya terjadi pada seting cerita. Film The Departed yang dibintangi Leonardo DiCaprio dan Matt Damon ini bersetting di Boston, di mana Leonardo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semalem saya nonton film <a title="The Departed" href="http://www.imdb.com/title/tt0407887/" target="_blank">The Departed</a> di program Bioskop TransTV. Pas ngeliat pertama kali, saya seperti <em>de javu</em>, rupanya film ini memang <em>remake</em> dari film Infernal Affairs, film Hongkong yang dirilis tahun 2002.</p>
<div id="attachment_105" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-105" title="Infernal Affairs/The Departed" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/09/infernal_departed.png" alt="Infernal Affairs - The Departed poster" width="400" height="300" /><p class="wp-caption-text">Infernal Affairs (2002) - The Departed (2006) poster</p></div>
<p>Bedanya hanya terjadi pada seting cerita. Film The Departed yang dibintangi Leonardo DiCaprio dan Matt Damon ini bersetting di Boston, di mana Leonardo DiCaprio yang berperan sebagai William Costigan, polisi menyamar yang disusupkan dalam jaringan mafia Irlandia pimpinan Francis Costello (diperankan oleh Jack Nicholson). Di sisi lain, Sersan Colin Sullivan (diperankan Matt Damon) yang memimpin satuan khusus kepolisian Boston justru menjadi mata-mata Costello. Yang &#8220;menghubungkan&#8221; kedua tokoh mata-mata ini adalah seorang psikiater wanita bernama Madolyn Madden (Vera Farmiga).</p>
<p>Sedangkan di film Infernal Affairs, polisi yang menyamar Chen Wing-Yan (diperankan Tony Leung) disusupkan ke dalam organisasi Triad pimpinan Hon Sam (diperankan Eric Tsang). Di kepolisian, Hon Sam mempunyai Lau Kin-Ming (diperankan Andy Lau) sebagai mata-mata. Psikiater wanita yang menghubungkan kedua tokoh ini adalah Mary (Sammi Cheng).</p>
<p>Dari cerita kedua film ini, ada satu yang bisa saya ambil. Identitas merupakan suatu hal yang sangat penting. Kita tidak bisa terus menerus bersembunyi di balik topeng. Pun, saya mengambil pelajaran bahwa tindakan mata-mata dan pengkhianatan itu selalu mempunyai resiko yang besar dan berbahaya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammad.zamroni.net/the-departed-remake-film-hongkong-infernal-affairs.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>G-Force: Agent Marmut Yang Menghibur</title>
		<link>http://muhammad.zamroni.net/g-force-agent-marmut-yang-menghibur.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=g-force-agent-marmut-yang-menghibur</link>
		<comments>http://muhammad.zamroni.net/g-force-agent-marmut-yang-menghibur.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 20:42:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[animasi]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[G-Force]]></category>
		<category><![CDATA[Walt Disney]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammad.zamroni.net/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Seharusnya film animasi bedurasi 88 menit ini ditayangkan pas musim liburan kemarin. Ceritanya yang sederhana dan kelucuan yang menghiasi lumayan untuk menghibur seluruh keluarga (terutama anak-anak).
G-Force, produksi Walt Disney ini berkisah tentang 3 ekor marmut dan 1 ekor tikus tanah yang diangkat sebagai agen khusus dengan peralatan canggih untuk memperoleh informasi rahasia demi menyelamatkan dunia.
Ceritanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seharusnya film animasi bedurasi 88 menit ini ditayangkan pas musim liburan kemarin. Ceritanya yang sederhana dan kelucuan yang menghiasi lumayan untuk menghibur seluruh keluarga (terutama anak-anak).</p>
<div id="attachment_102" class="wp-caption alignnone" style="width: 381px"><img class="size-large wp-image-102  " title="G-Force (2009) Poster" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/09/gforce-687x1024.jpg" alt="G-Force (2009) Alternative Poster" width="371" height="553" /><p class="wp-caption-text">G-Force (2009) Alternative Poster</p></div>
<p><a title="G-Force Website" href="http://disney.go.com/disneypictures/gforce/" target="_blank">G-Force</a>, produksi Walt Disney ini berkisah tentang 3 ekor marmut dan 1 ekor tikus tanah yang diangkat sebagai agen khusus dengan peralatan canggih untuk memperoleh informasi rahasia demi menyelamatkan dunia.</p>
<p>Ceritanya mengalir dan mudah ditebak, sehingga dahi tak perlu berkerut untuk mencerna plot. Animasi yang halus plus aksi-aksi khas Hollywood membuat film ini cocok untuk hiburan.</p>
<p>Jujur, saya awalnya berharap lebih dari film ini. Humor-humor dan kelucuan yang ditayangkan dikemas dengan sangat standar. Tidak ada hal baru, meski saya juga terbahak-bahak ketika menontonnya. <img src='http://muhammad.zamroni.net/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/lol.gif' alt='(rofl)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yang menarik, para pengisi suaranya itu yang tidak saya duga. Pengisi suara Speckles, tikus tanah berhidung bintang (<em>Condylura cristata</em>) yang ahli komputer ini diisi suaranya oleh Nicolas Cage (nggak nyangka banget, karena suaranya beda banget). Darwin sang komandan diisi suaranya oleh Sam Rockwell. Agen Blaster si ahli senjata dan transportasi diisi suaranya oleh Tracy Morgan. Dan Agen Juarez si ahli bela diri dan senjata rahasia, diisi suaranya oleh Penelope Cruz (pantas ada logat-logat Eropa Timurnya).</p>
<p>Menurut saya, film ini sangat telat tayang. Akan lebih meriah dan greget kalo film ini ditayangkan pas liburan kemarin, sehingga cocok untuk tontonan keluarga.</p>
<p>Meski begitu, lumayan juga sih untuk menghibur, di tengah banyaknya film &#8220;serius&#8221; yang membanjiri bioskop di bulan September ini. <img src='http://muhammad.zamroni.net/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/banana_cool.gif' alt='(banana_cool)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammad.zamroni.net/g-force-agent-marmut-yang-menghibur.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>District 9: Film Fiksi Ilmiah Yang Mengangkat Isu Politik Apartheid</title>
		<link>http://muhammad.zamroni.net/district-9-film-fiksi-ilmiah-yang-mengangkat-isu-politik-apartheid.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=district-9-film-fiksi-ilmiah-yang-mengangkat-isu-politik-apartheid</link>
		<comments>http://muhammad.zamroni.net/district-9-film-fiksi-ilmiah-yang-mengangkat-isu-politik-apartheid.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 08:40:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[District 9]]></category>
		<category><![CDATA[fiksi ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammad.zamroni.net/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Politik apartheid yang merupakan politik rasis membeda-bedakan manusia berdasar warna kulit (putih, hitam, berwarna, dan india) yang terjadi di Afrika Selatan pada periode 1948 hingga awal 1994 kembali terulang.
Kali ini yang menjadi korban politik keji itu adalah segerombolan alien yang dijuluki prawn (karena bentuknya seperti serangga/udang). Pesawat alien yang sebesar kota itu mogok dan berhenti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_42" class="wp-caption alignnone" style="width: 370px"><img class="size-full wp-image-42 " title="Poster District 9" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/08/district9-poster.jpg" alt="Poster District 9" width="360" height="534" /><p class="wp-caption-text">Poster District 9</p></div>
<p><span id="more-41"></span>Politik <em>apartheid</em> yang merupakan politik rasis membeda-bedakan manusia berdasar warna kulit (putih, hitam, berwarna, dan india) yang terjadi di Afrika Selatan pada periode 1948 hingga awal 1994 kembali terulang.</p>
<p>Kali ini yang menjadi korban politik keji itu adalah segerombolan alien yang dijuluki <em>prawn</em> (karena bentuknya seperti serangga/udang). Pesawat alien yang sebesar kota itu mogok dan berhenti tepat di atas sebuah wilayah di Johannesberg, Afrika Selatan, 28 tahun yang lalu.</p>
<p>Para alien tersebut kemudian diungsikan ke bumi dan dimukimkan di suatu wilayah tepat di bawah kapal induk tersebut yang disebut dengan Distrik 9. Pemukiman ini kemudian lebih berkembang menjadi semacam pemukiman kumuh karena sebagian besar umat manusia menolak kehadiran mereka dan menginginkan mereka dikucilkan.</p>
<div id="attachment_43" class="wp-caption alignnone" style="width: 370px"><img class="size-full wp-image-43 " title="District 9" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/08/district-9.jpg" alt="District 9" width="360" height="236" /><p class="wp-caption-text">District 9</p></div>
<p>MNU (Multi Nasional United), sebuah organisasi yang memiliki misi menangani pengungsi alien ini justru bermaksud meneliti dan mencuri teknologi alien yang sangat maju ini.</p>
<p>Tindakan keji MNU kepada para alien yang &#8220;tidak bersalah&#8221; ini seperti menggambarkan kembali kekejian orang &#8220;kulit putih&#8221; kepada orang &#8220;kulit hitam&#8221;. Kekejian MNU ini semakin menjadi ketika salah satu agen mereka yang bernama Wikus van de Merwe (diperankan oleh aktor Afrika Selatan, Sharlto Copley) mengalami mutasi genetika ketika bertugas menangani para prawn ini.</p>
<p>Wikus pun diburu oleh MNU untuk diteliti karena mutasi yang dialaminya sempurna. Wikus pun lari dari MNU dan berpihak kepada Christopher Jhonson, prawn yang ternyata membangun kapal penghubung untuk kembali ke kapal induknya dan bermaksud kembali ke planet asalnya.</p>
<div id="attachment_44" class="wp-caption alignnone" style="width: 370px"><img class="size-full wp-image-44 " title="MNU sedang berhadapan dengan Prawn" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2009/08/mnu-prawn.jpg" alt="MNU sedang berhadapan dengan Prawn" width="360" height="203" /><p class="wp-caption-text">MNU sedang berhadapan dengan Prawn</p></div>
<p>Banyak adegan-adegan &#8220;seram&#8221; yang membuat saya sering merem dan miris. Rasa kasihan dan empati saya seperti tertampar hingga membuat saya geram atas ulah MNU itu. Geram terhadap kesewenang-wenangan manusia, bahkan kepada sesamanya.</p>
<p>Secara keseluruhan film yang dikemas dengan teknik <em>mock documentary</em> (menggabungkan unsur interview, potongan liputan berita, kamera dokumentasi, hingga kamera tersembunyi, yang tentu saja semuanya fiksi) ini keren. Film ini mampu mengaduk-aduk emosi saya, seperti ketika saya nonton film Saving Private Ryan dan Black Hawk Down.</p>
<p>Film ini diproduseri oleh Peter Jackson dan diperkirakan menelan biaya US$ 38 juta. Agar tampak lebih realistis, sutradara Neil Blomkamp pun mengambil setting di Soweto, sebuah wilayah urban di sebelah barat daya kota Johannesberg, Afrika Selatan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammad.zamroni.net/district-9-film-fiksi-ilmiah-yang-mengangkat-isu-politik-apartheid.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
