<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>muhammad zamroni &#187; Photostory</title>
	<atom:link href="http://muhammad.zamroni.net/category/photostory/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muhammad.zamroni.net</link>
	<description>personal playground. tempat bermain dan belajar.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jul 2010 14:01:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='muhammad.zamroni.net' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
		<item>
		<title>Menengok Keseharian Masyarakat Pulau Kelapa-Pulau Harapan</title>
		<link>http://muhammad.zamroni.net/menengok-keseharian-masyarakat-pulau-kelapa-pulau-harapan.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=menengok-keseharian-masyarakat-pulau-kelapa-pulau-harapan</link>
		<comments>http://muhammad.zamroni.net/menengok-keseharian-masyarakat-pulau-kelapa-pulau-harapan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 10:34:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photostory]]></category>
		<category><![CDATA[esaifoto]]></category>
		<category><![CDATA[fotokita]]></category>
		<category><![CDATA[Kepulauan Seribu]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Harapan]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Kelapa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammad.zamroni.net/?p=234</guid>
		<description><![CDATA[
Pulau Kelapa dan Pulau Harapan terletak di gugus utara Kepulauan Seribu. Masing-masing terbagi menjadi Kelurahan Pulau Kelapa dan Kelurahan Pulau Harapan, yang masih menjadi satu wilayah dalam Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kedua pulau terhubung oleh jalan ber-paving block, yang dibangun di atas karang yang direklamasi.
Meski bernama Pulau Kelapa, hampir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-243" title="Welcome to Pulau Harapan" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/04/welcome.jpg" alt="" width="500" height="171" /></p>
<p>Pulau Kelapa dan Pulau Harapan terletak di gugus utara Kepulauan Seribu. Masing-masing terbagi menjadi Kelurahan Pulau Kelapa dan Kelurahan Pulau Harapan, yang masih menjadi satu wilayah dalam Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kedua pulau terhubung oleh jalan ber-<em>paving block</em>, yang dibangun di atas karang yang direklamasi.</p>
<p>Meski bernama Pulau Kelapa, hampir tidak saya temukan pohon kelapa yang tumbuh di pulau ini. Di kedua pulau, vegetasi yang mudah ditemukan di darat adalah pohon ketapang, belimbing, cemara, selain pohon budidaya mangrove. Rumah-rumah berdiri berhimpitan namun tetap tak mengesankan sempit.</p>
<p>Begitu turun dari dermaga, kami disambut puluhan tukang becak yang menawarkan jasanya. Becak-becak ini saya duga berasal dari Jakarta, yang dilarang digunakan sebagai alat transportasi pada tahun 1994 &#8211; meski becak masih bisa ditemukan di sekitar Pasar Muara Angke.</p>
<p>Secara umum saya merasa penduduk Pulau Kelapa dan Pulau Harapan lebih ramah daripada penduduk di Pulau Tidung, Pulau Pramuka, atau Pulau Panggang. Listrik yang hanya menyala mulai pukul 4 sore hingga 7 pagi, yang dibangkitkan menggunakan generator diesel untuk melayani kedua pulau, tak mengurangi kesan ramai.</p>
<p>Pada sore hari, masyarakat berkumpul di lapangan olah raga yang terletak di pinggir pantai, sekedar bermain bola atau duduk-duduk menikmati senja. Anak-anak pun berlarian ke sana-kemari dan menyapa dengan ceria bahkan minta difoto dan berpose ketika dipotret.</p>
<div id="attachment_235" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-235" title="Bermain bola di lapangan di sore hari" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/04/bermain-bola.jpg" alt="Bermain bola di lapangan di sore hari" width="500" height="336" /><p class="wp-caption-text">Bermain bola di lapangan di sore hari</p></div>
<div id="attachment_236" class="wp-caption alignnone" style="width: 385px"><img class="size-full wp-image-236" title="Anak kecil bermain di jalan" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/04/anak-kecil.jpg" alt="Anak kecil bermain di jalan" width="375" height="500" /><p class="wp-caption-text">Anak kecil bermain di jalan</p></div>
<p>Beberapa dagangan dijajakan berkeliling menggunakan gerobak yang telah dimodifikasi. Salah satunya adalah penjual pakaian ini. Selain pakaian, air tawar yang diambil dari instalasi pengolahan air (sumber air dari sumur yang airnya payau), yang airnya masih setengah payau, dijual dalam jirigen-jirigen dengan harga 500 rupiah per jirigen.</p>
<div id="attachment_237" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-237" title="Penjaja pakaian menggunakan gerobak" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/04/kios-jalan.jpg" alt="Penjaja pakaian menggunakan gerobak" width="500" height="336" /><p class="wp-caption-text">Penjaja pakaian menggunakan gerobak</p></div>
<div id="attachment_238" class="wp-caption alignnone" style="width: 385px"><img class="size-full wp-image-238" title="Jirigen air ditata di depan instalasi pengolahan air tawar" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/04/jirigen-air.jpg" alt="Jirigen air ditata di depan instalasi pengolahan air tawar" width="375" height="500" /><p class="wp-caption-text">Jirigen air ditata di depan instalasi pengolahan air tawar</p></div>
<p>Sebagai nelayan, mata pencaharian utama penduduk pulau ini, mereka sering melakukan berbagai hal untuk mendukung mata pencaharian mereka tersebut. Membuat bubu (alat penjebak ikan yang terbuat dari anyaman bambu) atau memperbaiki perahu kayu, menjadi rutinitas mereka yang lain.</p>
<div id="attachment_239" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-239" title="Membuat bubu (perangkap ikan dari anyaman bambu)" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/04/bubu.jpg" alt="Membuat bubu (perangkap ikan dari anyaman bambu)" width="500" height="375" /><p class="wp-caption-text">Membuat bubu (perangkap ikan dari anyaman bambu)</p></div>
<div id="attachment_240" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-240" title="Memperbaiki perahu" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/04/perbaiki-perahu.jpg" alt="Memperbaiki perahu" width="500" height="375" /><p class="wp-caption-text">Memperbaiki perahu</p></div>
<p>Dan di akhir perjalanan saya menyusuri kampung dari Pulau Harapan di timur menuju ke Pulau Kelapa di barat, saya disuguhi sepotong senja tak terlupakan.</p>
<div id="attachment_241" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-241" title="Senja lembayung di ujung barat Pulau Kelapa" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/04/senja.jpg" alt="Senja lembayung di ujung barat Pulau Kelapa" width="500" height="336" /><p class="wp-caption-text">Senja lembayung di ujung barat Pulau Kelapa</p></div>
<p>Tulisan ini juga dimuat di <a title="Menengok Keseharian Masyarakat Pulau Kelapa-Pulau Harapan" href="http://fotokita.net/esaifoto/view.php?story=20100505191208_5187335#fkphotos/20100505191208_2919099_n.jpg" target="_blank">Esai Foto &#8211; FotoKita.Net</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammad.zamroni.net/menengok-keseharian-masyarakat-pulau-kelapa-pulau-harapan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencari Nafkah di Taman Fatahillah</title>
		<link>http://muhammad.zamroni.net/mencari-nafkah-di-taman-fatahillah.html?utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=mencari-nafkah-di-taman-fatahillah</link>
		<comments>http://muhammad.zamroni.net/mencari-nafkah-di-taman-fatahillah.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 08:23:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photostory]]></category>
		<category><![CDATA[esaifoto]]></category>
		<category><![CDATA[fotokita]]></category>
		<category><![CDATA[heritage]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tua]]></category>
		<category><![CDATA[revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Fatahillah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammad.zamroni.net/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[
Kawasan Kota Tua, terutama Taman Fatahillah, terus berbenah. Meski mengundang banyak kontroversi, agaknya hal ini tidak berlaku bagi segelintir lapisan masyarakat yang menggantungkan kehidupannya di kawasan ini.
Penutupan akses kendaraan bermotor ke dalam kawasan Taman Fatahillah, membuat kawasan ini menjadi nyaman untuk dikunjungi. Jumlah pengunjung pun meningkat, yang ujung-ujungnya menjadi &#8220;lahan baru&#8221; mencari nafkah.
Mulai dari penjaga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/photostory-tamanfatahillah.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-211" title="Mencari Nafkah di Taman Fatahillah" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/photostory-tamanfatahillah.jpg" alt="" width="400" height="175" /></a></p>
<p>Kawasan Kota Tua, terutama Taman Fatahillah, terus berbenah. Meski mengundang banyak kontroversi, agaknya hal ini tidak berlaku bagi segelintir lapisan masyarakat yang menggantungkan kehidupannya di kawasan ini.</p>
<p>Penutupan akses kendaraan bermotor ke dalam kawasan Taman Fatahillah, membuat kawasan ini menjadi nyaman untuk dikunjungi. Jumlah pengunjung pun meningkat, yang ujung-ujungnya menjadi &#8220;lahan baru&#8221; mencari nafkah.</p>
<p>Mulai dari penjaga parkir, penjual kopi, penjual suvenir, tukang ojek sepeda, tukang tato, hingga kelompok <em>jathilan</em>, menggantungkan hidupnya di taman ini. Meski terkesan sedikit semrawut, namun tidak mengurangi antusiasme pengunjung untuk menikmati suasana.</p>
<p>Semestinya program revitalisasi kawasan Kota Tua juga memasukkan program penataan para pedagang dan mereka yang mencari nafkah di kawasan ini, sehingga bisa menjadikan Taman Fatahillah menjadi salah satu tujuan wisata Jakarta yang nyaman dan sedap dipandang mata.</p>
<div id="attachment_210" class="wp-caption alignnone" style="width: 345px"><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/tattoo.jpg"><img class="size-full wp-image-210" title="Pembuat tato sementara banyak ditemukan di sebelah barat Museum Sejarah Jakarta" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/tattoo.jpg" alt="" width="335" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Pembuat tato sementara banyak ditemukan di sebelah barat Museum Sejarah Jakarta</p></div>
<div id="attachment_209" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/onthel.jpg"><img class="size-full wp-image-209" title="Penjaja sepeda onthel sewaan menjajar rapi sepeda mereka" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/onthel.jpg" alt="" width="500" height="335" /></a><p class="wp-caption-text">Penjaja sepeda onthel sewaan menjajar rapi sepeda mereka</p></div>
<div id="attachment_208" class="wp-caption alignnone" style="width: 345px"><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/jathilan.jpg"><img class="size-full wp-image-208" title="Sekelompok anak menyaksikan aksi kelompok Jathilan beraksi" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/jathilan.jpg" alt="" width="335" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Sekelompok anak menyaksikan aksi kelompok Jathilan beraksi</p></div>
<div id="attachment_207" class="wp-caption alignnone" style="width: 345px"><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/penjual-minuman.jpg"><img class="size-full wp-image-207" title="Penjual minuman botol banyak ditemukan di pinggiran Taman Fatahillah" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/penjual-minuman.jpg" alt="" width="335" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Penjual minuman botol banyak ditemukan di pinggiran Taman Fatahillah</p></div>
<div id="attachment_206" class="wp-caption alignnone" style="width: 510px"><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/gerobak.jpg"><img class="size-full wp-image-206" title="Penjual aneka makanan berjajar di salah satu sudut Taman Fatahillah" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/gerobak.jpg" alt="" width="500" height="335" /></a><p class="wp-caption-text">Penjual aneka makanan berjajar di salah satu sudut Taman Fatahillah</p></div>
<div id="attachment_205" class="wp-caption alignnone" style="width: 345px"><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/parkir.jpg"><img class="size-full wp-image-205" title="Kawasan Taman Fatahillah harus steril dari kendaraan bermotor, maka tukang parkir pun kebanjiran rezeki" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/parkir.jpg" alt="" width="335" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Kawasan Taman Fatahillah harus steril dari kendaraan bermotor, maka tukang parkir pun kebanjiran rezeki</p></div>
<div id="attachment_204" class="wp-caption alignnone" style="width: 345px"><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/nasi-goreng.jpg"><img class="size-full wp-image-204" title="Ada cafe, ada yang kaki lima, silakan pilih yang mana" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/nasi-goreng.jpg" alt="" width="335" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Ada cafe, ada yang kaki lima, silakan pilih yang mana</p></div>
<div id="attachment_203" class="wp-caption alignnone" style="width: 345px"><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/jual-kopi.jpg"><img class="size-full wp-image-203" title="Penjual kopi keliling macam ini siap mengantarkan segelas kopi hangat kepada pembeli" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/jual-kopi.jpg" alt="" width="335" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Penjual kopi keliling macam ini siap mengantarkan segelas kopi hangat kepada pembeli</p></div>
<div id="attachment_202" class="wp-caption alignnone" style="width: 345px"><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/odong-odong.jpg"><img class="size-full wp-image-202" title="Tak perlu khawatir si kecil merengek, tukang Odong Odong siap menghibur si buah hati" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/odong-odong.jpg" alt="" width="335" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Tak perlu khawatir si kecil merengek, tukang Odong Odong siap menghibur si buah hati</p></div>
<div id="attachment_201" class="wp-caption alignnone" style="width: 345px"><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/es-potong.jpg"><img class="size-full wp-image-201" title="Tukang Es Potong pun ikut menikmati suasana Taman Fatahillah" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/es-potong.jpg" alt="" width="335" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Tukang Es Potong pun ikut menikmati suasana Taman Fatahillah</p></div>
<div id="attachment_200" class="wp-caption alignnone" style="width: 345px"><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/catur.jpg"><img class="size-full wp-image-200" title="Dengan 3 ribu rupiah, asah otak Anda dan menangkan 2 bungkus rokok!" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/catur.jpg" alt="" width="335" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Dengan 3 ribu rupiah, asah otak Anda dan menangkan 2 bungkus rokok!</p></div>
<div id="attachment_199" class="wp-caption alignnone" style="width: 345px"><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/kacamata.jpg"><img class="size-full wp-image-199" title="Dua orang pengunjung tengah memilih kacamata yang cocok" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/kacamata.jpg" alt="" width="335" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Dua orang pengunjung tengah memilih kacamata yang cocok</p></div>
<div id="attachment_198" class="wp-caption alignnone" style="width: 345px"><a href="http://muhammad.zamroni.net/wp-content/uploads/2010/02/ketangkasan.jpg"><img class="size-full wp-image-198" title="Dengan seribu rupiah, masukkan gelang ke dalam mulut botol tanpa menjatuhkan paku di atasnya, menangkan ponsel sebagai hadiahnya" src="http://muhammad.zamroni.net/index.php?feedimage=wp-content/uploads/2010/02/ketangkasan.jpg" alt="" width="335" height="500" /></a><p class="wp-caption-text">Dengan seribu rupiah, masukkan gelang ke dalam mulut botol tanpa menjatuhkan paku di atasnya, menangkan ponsel sebagai hadiahnya</p></div>
<p>Tulisan ini juga dimuat di <a title="[Kisah Anda] Mencari Nafkah di Taman Fatahillah" href="http://fotokita.net/fk/blog/2010/02/kisah-anda-mencari-nafkah-di-taman-fatahillah/" target="_blank">blog FotoKita National Geographic Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammad.zamroni.net/mencari-nafkah-di-taman-fatahillah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
