Blogger seharusnya hanya boleh mengabdi kepada Tuhan dan pembacanya. Tidak ada masalah kalau blog ingin digarap secara komersil, namun bagaimanapun juga kepentingan pembaca harus tetap diutamakan. Percuma punya blog dengan sejuta tulisan bagus tapi tak ada yang mau membaca. — Nofie Iman
Benar juga apa yang ditulis Pak Nofie Iman di dalam artikelnya. Blog boleh terus tumbuh, namun berapa yang bisa terus merawat blognya dengan tulisan-tulisan penuh passion?
Menurut saya, kehadiran microblogging dan situs jejaring sosial yang bikin nyandu, masalah waktu dan kesibukan juga menjadi “alasan” tersendiri untuk membuat malas posting. Ketika ada ide, koneksi kacrut, tapi begitu ide sudah menguap, eh koneksi lancar jaya, membuat sebagian dari kita lebih suka menumpahkannya melalui microblogging yang mudah dilakukan dengan perangkat mobile.
Di sisi lain, terbitnya buku-buku “cepat kaya dari Internet” dan “mengeruk duit dari blog” membuat blog-blog gurem pencari traffik dengan konten yang kebanyakan sampah justru tumbuh dengan pesat.
Ironis memang. Oleh karena itu, saya sedang berusaha untuk “kembali ke jalan yang benar”, ngeblog dengan passion dan mencoba terus memperbarui tulisan-tulisan di blog ini.
Blog buat saya adalah pelampiasan dari hobi menulis. Apa ada yang membaca atau tidak itu saya jadikan bahan renungan dan koreksi diri. Yang jelas setiap blog punya idealismenya sendiri-sendiri, terlalu menuruti keinginan pembaca pada akhrnya sama saja terjebak dalam perangkap pasar.
kehadiran microblogging memang sangat besar dampaknya bagi dunia per”blog”an :)
salam kenal
semangat, mas bro
Woh ternyata ada ya blog yang ini? Tak pikir cuma jengjeng ae :)
Ini bukti blog masih berjaya, satu orang saja blognya banyak :P
Saiya juga merasakan hal yg sama. Makanya saiya juga berusaha ngapdate terus seperti sampiyan. Semoga sukses Dab.
halah tren sesat
Aku setuju banget karo artikel iki. Mari ngeblog dengan tulus
Sangar ik! Juragan blog njenengan :)
ayo ngeblog….
mengutip zen, pejalan jauh: biarkan tulisan menemukan pembacanya
:)
+1 Inspiratif!
tulisanku pembacane yo aku dewe. hahahaha
blogger yang sejati tenan iki. menulis, menerbitkan, membaca, dan mengomentari blog dilakukan semuanya sendiri!
yang penting dari hati ngeblognya ya mas??heuheu
nemu blog ini dari comment di Naked Traveler, tertarik banget sama tulisannya..
saya ngeblog dengan hati, seperti kata ndoro kakung. luar biasa, blog adalah buku diary yang paling bagus karena satu-satunya buku diary yang bisa ngasih komentar tapi jelas nggak bisa marah-marah sama kita. hehehe.. terima kasih untuk menjadi blogger yang baik. salam dr anak-anak blogger, nengratna
blog sepi pengunjung??sudah biasa hehe,,
cuma emang masalah nulis itu masih tergantung sama mood yang sekalinya ilang moment karena kepotong aktivitas lain ato koneksi yang lambat, seringnya jadi bikin batal bwat menapdet postingan. dan masalah ngeblog ini juga salah satu hal yang bikin kecanduan,,
thx for introduce me to this world
aku ga peduli sih sama pembaca. selama aku seneng nulisnya, go on. ada kalanya bosen emang, tp begitu ada ide ya aku ngeblog
ah kowe menganak-tirikan matriphe.com sih, kok maen di sini terus
matriphe.com itu induknya, thie. tanpa matriphe.com maka zamroni.net tidak akan ada..
kalo sekarang saya lagi suka berkomentar dengan passion daripada posting di blog sendiri dengan passion
meminjam sajak sapardi: yang fana adalah facebook. blog abadi! he2.
awalnya sy juga ikut2an bkin blog untuk cari duit, ternyata susah juga. dari baca sana-sini dapatlah ide bikin blog untuk bisnis saja langsung. dg blog PesanLogo.wordpress.com dah dapat menghasilkan walau lumayan baru, 2 minggu dpt proyek desain pertama. kini sudah 2 bulan lumayan … slam kenal dr sy, r sigit
blog nya di kasih peta di mna pembaca berada jadi mudah mencari pembacanya…