
Ketika seorang muslim menyadari bahwa dirinya menyukai sesama jenisnya dan ia tidak berdaya dengan keadaannya namun tetap ingin memegang teguh agamanya, apa yang kita pikirkan? Bila memang Islam mengharamkan homoseksualitas (dan lebianisme), bagaimana kah posisi dan perasaan mereka sebagai muslim?
“A Jihad For Love“, film dokumenter karya Parvez Sharma ini mengungkap perasaan dan perjuangan kaum muslim di berbagai negara yang berjuang untuk tetap mempertahankan keyakinan mereka di tengah pandangan negatif tentang orientasi seksual mereka, bahkan terhadap ancaman hukuman rajam hingga mati.
Saya membaca postingan Titiw dan tertarik untuk menontonnya. Saya pengen tau bagaimana perasaan dan pandangan para gay dan lesbian mengenai Islam, agama yang mereka yakini dan mereka pegang teguh.
Mengharukan. Menjadi gay dan lesbian bukan lah keinginan mereka. Mereka bahkan berusaha agar “kembali normal” dengan menikah, namun rupanya itu tidak menyelesaikan masalah.
Berkunjung ke ulama, bukannya mendapat pencerahan, mereka justru “dihajar” dengan ayat-ayat yang menyebutkan bahwa perbuatan mereka seperti umat Soddom dan Gomorah itu haram dan bisa dihukum mati. Mereka sama sekali tidak mendapatkan solusi bagaimana mereka bisa “diterima” atau “kembali normal”.
Amir, seorang gay yang mengungsi dari Iran menuju Turki, bahkan sempat mendapat hukuman cambuk. Dia bahkan tidak berani menampilkan mukanya di film karena khawatir keluarganya yang di Iran akan mendapat masalah.
Secara keseluruhan, film ini memberikan wacana baru buat saya. Homoseksual itu rumit dan tidak semudah itu untuk dihakimi. Hukum Islam selama ini mengharamkan “perbuatan” homoseksual (melakukan hubungan seksual sesama jenis), namun untuk perasaan dan orientasi seksual, perlu kajian lebih dalam tentang ini.
Mereka percaya, hanya Tuhan yang berhak menghakimi. Mereka yakin Tuhan menjadikan mereka seperti itu karena Tuhan mempunyai rencana lain.
Sebuah film yang memberikan wacana dan wawasan mengenai homoseksual yang menarik! Sesuai dengan judulnya, film yang berdurasi sekitar 1 jam 20 menit ini mengangkat tentang jihad (perjuangan) untuk mendapatkan cinta (dari-Nya dan sesama muslim).
Namun saya yakin, film ini ndak bakal bisa masuk dan diputer di Indonesia.
Silakan sedot film-nya dari sini atau dari IDWS (info dari Bambang).
Wah, sungguh film yg menarik untuk di tonton!
bisa di ambil suatu pelajaran yang complicated tentang perasaan. .
nggak mudah menjadi penyuka sesama jenis. .
siapa yang mau di persalahkan jika sudah seperti ituh?
klo di puter di indonesia, only 17+! in midnite absolutly. .
sedot maaas
Betul, Gay atau Lesbian itu terjadi secara alamiah. Jadi ndak bisa ada yang disalahkan. Sebelum komen lebih jauh, sedot filmnya dulu aaaah.
hmm…*cari link donlotan*
Mmm… turkey toh… tu negara emang lagi “carmuk” sama uni eropa supaya keterima. Jadi sering ngangkat filem Aneh2 khas eropa.. Hehe…
bukan film Turki. kebetulan memang salah satu “pemainnya” pergi ke Turki karena dikejar-kejar pemerintah Iran karena dianggap “bersalah karena gay”. :)
setauku juga, Turki itu sebagian masuk benua Asia, sebagian masuk benua Eropa. :)
ooo gitu toh… tapi emang bener sih turki lebih condong ke eropa karena mereka lebih suka dipanggil “bule” dari pada orang asia. maap rada sentimen sama orang turki karena dulu pernah berantem sama orang turki … hehehe
aku sih gak anti Turki. apalagi cewek-cewek Turki itu “thoyyib-thoyyib” semua.. he he he.. kalo cowok mah, naudubillah.. he he he
Thanks infonya mas..
Jadi pengen nonton,..
Kebetulan td saya langsung cari ada di IDWS
bagi yang mau download monggo
http://www.indowebster.com/Movie_A_Jihad_For_Love.html
Biar lebih cepet downloadnya..
suwun infonya. :)
Eish.. ada nama eike nih di sini.. asik numpang tenar.. Selamat menikmati..
inilah yang namanya fenomena :(
mo donlod, tapi ngeliat kapasitas nya yg gede banget.. gak jadi..
:)
menarik. unduh ah. mumpung daring di kojing.